BPH Migas atur kuota BBM per Kabupaten

Senin, 12 Maret 2012 - 15:59 WIB
BPH Migas atur kuota...
BPH Migas atur kuota BBM per Kabupaten
A A A


Sindonews.com - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andi Noorsaman Sommeng menegaskan terus mengupayakan untuk menjaga kecukupan kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM) sesuai dengan kuota yang akan ditetapkan.

"Kita harus usahakan volume itu cukup, karena memang keputusan pemerintah. Maka itu kita paparkan tadi pengaturannya, pengawasan dan yang lainnya," kata Andi seusai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).

Dalam paparan sebelumnya ke Komisi VII, salah satu cara skema yang diungkapkan Andi adalah dengan melakukan penetapan kuota BBM per Kabupaten.

"Akan ada pembagian kuota per kabupaten, dan sekarang kita melihat ada prioritas dan fokus untuk distribusi. Misalnya di Indonesia Bagian Timur, karena dari evaluasi yang dilakukan, kondisi distribusi ke wilayah tersebut sering terkendala, seperti Papua," jelasnya.

Masih menurut Andi, BPH Migas akan mengatur jumlah pembelian di sektor-sektor tertentu. Sektor tersebut diantaranya adalah Rumah Tangga, Transportasi Umum dan yang lainnya.

"Akan ada penetapan rincian konsumen pengguna, dimana taksi kelas premium, kapal kargo dan angkutan darat khusus seperti pengangkutan barang industri dan perkebunan tidak diprioritaskan mendapat BBM subsidi," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
19 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved