Kepemilikan asing di SBN tetap 30%

Jum'at, 16 Maret 2012 - 09:48 WIB
Kepemilikan asing di...
Kepemilikan asing di SBN tetap 30%
A A A
Sindonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brojonegoro menegaskan, persentase kepemilikan asing dalam instrumen Surat Berharga Negara (SBN) masih tetap sekitar 30 persen.

Kepemilikan asing pada Bulan Februari memang sempat mengalami penurunan sebesar tiga persen atau sekitar Rp10,1 triliun tapi penurunan itu masih dalam batas wajar.

Sebagai informasi, kepemilikan asing di SBN, per 8 Maret, mencapai Rp227,27 triliun atau 29,25 persen dari total SBN domestik yang diperdagangkan. “Ada beberapa investor asing yang melepas SUN (surat utang negara) domestik kita sehingga kepemilikan asing memang turun,dari 33 persen menjadi 30 persen. Tapi, hanya temporer Februari itu. Bulan Maret sudah mulai masuk, positif lagi,” tutur Bambang di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Bambang menjelaskan, fluktuasi kepemilikan asing adalah hal yang biasa.Terlebih, saat ini pemerintah tengah membahas perubahan-perubahan asumsi makro dalam RAPBN-P 2012.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved