Aksi borong BBM untuk nelayan sudah terjadi

Jum'at, 16 Maret 2012 - 19:25 WIB
Aksi borong BBM untuk...
Aksi borong BBM untuk nelayan sudah terjadi
A A A


Sindonews.com - Aksi borong Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di stasiun pengisian bakar nelayan, SPBN Demak, Jawa Tengah. Tak tanggung-tanggung, pemborong langsung membeli hingga 600 liter solar. Mereka menolak dituding menimbun, dengan dalih BBM tersebut untuk membantu nelayan yang bisa membelinya dengan cara mengutang.

Saat didatangi patroli Polisi Air Polres Demak, Munasor, warga desa Purworejo Kecamatan Bonang menuturkan, pembelian solar dalam jumlah besar tersebut, untuk disetorkan atau didistribusikan ke pengecer-pengecer di kawasan Bonang. Ia menyangkal aksi memborong solar itu, untuk ditimbun sendiri, sebab perannya hanya sebatas kurir yang dibayar 30 ribu rupiah sekali angkut.

Menurutnya, meski dijual kepada nelayan di atas harga normal namun rata-rata nelayan yang membeli tidak keberatan. Bahkan mereka justru terbantu, sebab pembayaran solar bisa dilakukan secara mengutang atau setelah hasil tangkapan laut mereka terjual.

Biasanya, lanjut Munasor, BBM sebanyak 600 liter, habis terjual dalam kurun waktu dua hingga tiga hari. Sehingga dalam kurun waktu tersebut ia bisa kembali mengambil BBM di SPBN Morodemak dan didistribusikannya kepada para pengecer langganannya.

Kasatpol Air Polres Demak AKP Zainul Arifin mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui ada tidaknya unsur penimbunan, yang berpotensi kelangkaan bbm. Apalagi, Munasor membeli solar di SPBN Morodemak sudah melebihi kapasitas yang diizinkan tanpa surat pengantar dari dinas terkait. “Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang dugaan penimbunan,” ujarnya pada wartawan, Jumat (16/3/2012).

Sementara salah seorang nelayan Morodemak, Gus Wahid mengatakan, para pengecer akan langsung melakukan pembatasan pembelian, setiap menjelang kenaikan harga BBM.

“Kami selalu menjadi pihak yang paling dirugikan akibat kenaikan harga BBM, sebab mahalnya bahan bakar tak sebanding dengan hasil tangkapan laut,” pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
52 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved