McDonald's & Carrefour minta maaf

Sabtu, 17 Maret 2012 - 12:10 WIB
McDonalds & Carrefour...
McDonald's & Carrefour minta maaf
A A A
Sindonews.com - Televisi milik pemerintah di China menuduh McDonald's dan ritel asal Prancis Carrefour menjual produk ayam kadaluwarsa di tengah kecemasan Negeri Tirai Bambu tersebut terhadap keamanan pangan.

Sebagaimana dilansir dari Associated Press, Sabtu (16/3/2012), McDonald's Corp dan Carrefour Inc menyatakan permintaan maafnya dan berjanji akan segera menginvestigasi hal tersebut.

Laporan China Central Television tersebut menyebutkan, restoran cepat saji McDonald's di Beijing menjual makanan chicken wings 90 menit setelah dimasak, sementara aturan perusahaan menetapkan batasannya selama 30 menit.

Sementara para pekerja di Carrefour di pusat kota Zhengzhou mengganti tanggal kedaluwarsanya pada produk ayam dan menjual beberapa ayam seperti biasa dengan harga lebih mahal.

Isu keamanan pangan saat ini sedang menjadi hal yang sensitif di China, di mana sebelumnya telah diguncang skandal mulai dari susu formula yang mengandung kimia dari babi hingga restoran yang menggunakan minyak daur ulang.

"McDonald's di China sangat menyoroti hal ini. Kami akan segera menyelidiki insiden tersebut. Dengan tegas kami akan menghadapinya, dan kami minta maaf kepada para konsumen," demikian disampaikan pihak McDonald's yang berpusat di Amerika Serikat (AS) dalam situs resminya.

Pihak Carrefour yang berbasis di Prancis juga sedang menyiapkan sebuah tim untuk menyelidiki hal tersebut dan akan bekerja sama dengan Pemerintah China untuk menanganinya.

"Ke depannya, kami akan lebih meningkatkan pelatihan pada karyawan, dan mengambil tindakan untuk memastikan dengan benar serta melaksanakan ketentuan yang sudah ditetapkan untuk melindungi kepentingan konsumen," demikian dikatakan pihak Carrefour dalam pernyataan resminya yang diambil dari situs resminya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
1 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
1 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
1 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
2 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
2 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
3 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved