BLT pasti ampuh, asal...

Sabtu, 17 Maret 2012 - 17:43 WIB
BLT pasti ampuh, asal...
BLT pasti ampuh, asal...
A A A
Sindonews.com - Pengamat Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) Kodrat Wibowo menilai Pemberian Batuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) merupakan senjata ampuh mendongkrak daya beli masyarakat ditengah kenaikan BBM bersubsidi yang akan dilakukan pemerintah tahun ini. Namun, pemerintah harus memastikan penyalurannya tepat sasaran.

"BLT atau BLSM ini pasti ampuh kalau dilakukan dengan benar, kalau tahun-tahun sebelumnya memang tidak efektif karena ada banyak sistem administrasinya yang tidak baik," ujarnya saat ditemui saat menghadiri acara Sindo Radio di Warung Daun, Menteng, Jakarta, Sabtu (17/3/2012).

Kodrat menjelaskan, jika dilihat dari proses penyaluran BLT tahun-tahun sebelumnya, pemerintah seharusnya memperbaiki hal tersebut khususnya terkait dengan data penerima kompensasi tersebut. Sehingga nantinya apa yang menjadi tujuan pemerintah yaitu meningkatkan daya beli masyarakt miskin yang terkena dampak dapat terwujud.

"Data yang digunakan itu data-data 2-3 tahun sebelumnya jadi yang sebelumnya miskin sudah tidak miskin lagi jadi. Tak tepat sasaran. Besar harapan saya tahun ini program ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Beberapa waktu sebelumnya, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pemerintah sejauh ini telah mengevaluasi data penerima BLSM. Sehingga nantinya diharapkan masyarakat yang tidak berhak, tidak akan menerima kompensasi tersebut.

"Verifikasi sudah di beberapa tempat, betul enggak data ini. Akurat. Kalau nanti ada kesalahan maka tiap tiga bulan bisa di evaluasi . Kalau ada yang tidak berhak maka kita ganti dengan yang berhak," ungkap Agung.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
20 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
28 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
45 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Asal-usul Yerusalem,...
Asal-usul Yerusalem, Kota Suci 3 Agama yang Penuh Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved