KKP luncurkan program Pugar

Minggu, 18 Maret 2012 - 16:11 WIB
KKP luncurkan program...
KKP luncurkan program Pugar
A A A


Sindonews.com - Untuk mengurangi impor garam dari negara lain, pemerintah meluncurkan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar). Program ini dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani garam hingga 15 persen.

Produksi garam dalam negeri tahun ini ditargetkan mencapai 1,3 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi garam nasional mencapai 1,5 juta ton dan kebutuhan garam industri 1,8 juta ton pertahun. “Ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani garam sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara swasembada garam sehingga tidak perlu lagi mengimpor,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Tjitjip Sutardjo.

Pugar ini merupakan kerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Perekonomian, dan Kementerian Perindustrian. Untuk menyukseskan program Pugar, Tjitjip penyerahan bantuan-bantuan ke Pemprov Jatim dan kabupaten se-Madura senilai Rp39,3 miliar.

Bantuan tersebut di antaranya penyelenggaraan penyuluhan perikanan pendamping untuk Jatim dan Madura sebesar Rp5,6 miliar, beasiswa pendidikan bagi anak pelaku utama Jatim dan Madura senilai Rp1,15 miliar, bantuan kepada Kabupaten Sumenep berupa bantuan Pugar senilai Rp9,84 miliar, bantuan fasilitas sarana air bersih 2011 sebanyak 3 unit senilai Rp3,085 miliar, bantuan penerapan iptek untuk pengembangan modal industri garam rakyat sebesar Rp400 juta, bantuan sarana dan prasarana pengolahan dan pemasaran hasil perikanan berupa satu paket peralatan pengolahan rumput laut senilai Rp400 juta.

Selain itu juga menyerahkan bantuan modal usaha untuk pesantren di kabupaten Sumenep sebanyak 4 paket senilai Rp300 juta, bantuan kepada Kabupaten Bangkalan berupa Pugar senilai Rp1,216 miliar, bantuan kepada Kabupaten Pamekasan berupa bantuan Pugar Rp4,75 miliar, bantuan kepada Kabupaten Sampang berupa Pugar Rp11,185 miliar, dan penyerahan 1.558 kartu nelayan di Kabupaten Sumenep. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Militer Dahsyat terhadap Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved