Soal Tarif Impor, Trump: Banyak Negara Ingin 'Cium Pantat Saya' untuk Negosiasi

Kamis, 10 April 2025 - 08:16 WIB
loading...
Soal Tarif Impor, Trump:...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim banyak negara telah meneleponnya demi kesepakatan dagang. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim banyak negara telah meneleponnya dan ingin 'mencium pantat saya untuk membuat kesepakatan' setelah ia melepaskan perang tarif yang telah menjungkirbalikkan perdagangan global.

Pernyataan tersebut dilontarkan dalam sebuah pidato di acara makan malam Komite Kongres Partai Republik. Namun, Trump tidak merinci negara mana saja, tapi mereka meneleponnya dan mengatakan, "tolong, pak, biarkan saya membuat kesepakatan, saya akan melakukan apa saja, saya akan melakukan apa saja, pak."

Trump mengungkapkan pekan lalu bahwa dia melakukan panggilan produktif dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, To Lam, yang mengatakan kepada saya bahwa "Vietnam ingin memangkas tarif mereka menjadi nol jika mereka dapat membuat kesepakatan dengan AS."

Baca Juga: Balas Amukan Trump, China Gebuk AS dengan Tarif 84%

Tak hanya itu, Trump juga berbicara tentang panggilan telepon dengan Presiden Korea Selatan untuk membahas masalah perdagangan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menemuinya di Ruang Oval. Di luar itu, Gedung Putih belum merilis catatan panggilan telepon dan yang ingin menciumm pantatnya.

Dalam pidatonya, Trump juga mengejek anggota parlemen AS yang mencoba merebut kembali kekuasaan legislatif untuk memberlakukan tarif dengan mengatakan bahwa Kongres payah dalam bernegosiasi dan dia tahu apa yang dia lakukan.

"Saya tahu apa yang saya lakukan. Saya tahu apa yang saya lakukan, dan Anda juga tahu apa yang saya lakukan. Itulah mengapa Anda memilih saya," ujar Trump dilansir dari Times Of India, Kamis (10/4/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Rekomendasi
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Berita Terkini
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved