Bangun pabrik & PLTU, Bosowa anggarkan USD1 M

Kamis, 22 Maret 2012 - 14:21 WIB
Bangun pabrik & PLTU,...
Bangun pabrik & PLTU, Bosowa anggarkan USD1 M
A A A
Sindonews.com - Kelompok usaha Bosowa pada tahun 2012 ini sudah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD 1 miliar. Dana tersebut di antaranya digunakan untuk pembangunan pabrik pengolahan nikel atau smelter di Jeneponto serta untuk membangun beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

"Tahun ini kita siapkan dana hampir USD1 miliar. Diantaranya untuk Pembangunan pabrik smelter tersebut melalui anak usahanya yaitu PT Bosowa Metal Industri senilai USD330 juta," ungkap CEO Bosowa Erwin Aksa di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Kamis (22/3/2012).

Dia juga menambahkan, menurutnya, pembangunan tersebut sesuai dengan peraturan pemerintah terkait dengan larangan ekspor bijih mentah 2014 mendatang.

Adapun dana tersebut diperoleh dari pinjaman bank yang berasal dari dalam dan luar negeri. Bank dalam negeri setidaknya tiga sampai empat bank yang sudah berkomitmen, sedangkan dari luar negeri adalah bank dari China.

Selanjutnya, untuk pembangunan PLTU akan melalui anak usahanya yang lain yaitu PT Bosowa Energy sebesar 2x125 megawatt (mw) senilai USD250 juta. Pembangunan PLTU tersebut berlokasi di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Selain itu Bosowa juga tengah menyusun rencana untuk pembangunan PLTU Jeneponto tahap II dengan investasi USD300 juta.

Sementara itu, saat disinggung mengenai kapan perusahaan akan melantai di pasar modal, dia mengaku perusahaan akan melakukan aksi korporasi tersebut setidaknya lima tahun mendatang. "Tunggu size lebih besar. Seperti pabrik semen yang kita punya, saat ini baru produksi 3,5 juta ton. Lima tahun ke depan bisa 10 juta ton, targetnya itu," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
20 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
48 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved