PLN: Opsi pertama bisa tutupi kebutuhan PLN

Senin, 26 Maret 2012 - 13:16 WIB
PLN: Opsi pertama bisa...
PLN: Opsi pertama bisa tutupi kebutuhan PLN
A A A


Sindonews.com - Pembahasan anggaran subsidi energi dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) memang cukup rumit. Pasalnya, sudah beberapa hari pembahasan ini dilakukan, bahkan sampai dengan tengah malam, belum juga mencapai titik temu.

Menurut Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji, dari sisi energi listrik, opsi pertama yang diusulkan pemerintah, yakni berupa subsidi energi sangatlah tepat. Menurutnya dengan penambahan dana tersebut dapat menutupi semua kebutuhan PLN.

"Dengan adanya tambahan itu apa yang disampaikan pak Jero sebelumnya insya Allah bisa diatasi, pemadaman bergilir dan 2,5 juta calon pelanggan yang belum bisa dilayani itu bisa tidak tersambung. Sekarang ini dengan adanya penambahan dana ini akan bisa tercover semua," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/3/2012).

Seperti yang diketahui, opsi pertama adalah anggaran subsidi energi secara keseluruhan dengan jumlah sebesar Rp225 triliun. Secara rinci terdiri dari, subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp137 triliun, kemudian subsidi listrik sebesar Rp64,9 triliun, cadangan resiko fiskal sebesar Rp23,9 triliun dan Rp30,6 triliun untuk kompensasi serta pasal 7 ayat 6 UU APBN 2012 dicabut, yang artinya kenaikan harga BBM dapat dilakukan.

Konsumsi listrik tahun 2011, lanjut Nur, tumbuh 7 persen, lebih tinggi dari 2010. Tahun 2012, dengan angaran yang disediakan sesuai dengan opsi pertama, maka masih bisa tumbuh sama, yaitu sebesar 7 persen.

"Melayani listrik masyarakat yang sebanyak itu adalah tugas kita yang pertama. Kedua, tugas kita menyelesaikan konstruksi PLTU yang sekarang ini belum selesai seluruhnya. Tahun ini akan ada tambahan 3000 MW dari PLTU 10000 MW yang akan selesai. Yang sudah selesai kan 3000 MW, ini selesai lagi kira-kira 3000 MW," jelasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
4 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
5 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
5 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved