Sido Muncul bidik kenaikan ekspor 100%

Kamis, 29 Maret 2012 - 12:42 WIB
Sido Muncul bidik kenaikan...
Sido Muncul bidik kenaikan ekspor 100%
A A A


Sindonews.com - PT Sido Muncul tahun ini menargetkan ekspor naik hingga 100 persen. Adapun produk yang diharapkan mampu mendongkrak kontribusi pendapatan dari pasar mancanegara adalah produk obat herbal dan farmasi.

Menurut Sales Manager PT Sido Muncul Rico Andrea Hidayat, peningkatan penjualan ke pasar ekspor produk obat herbal dan farmasi Sido Muncul, diarahkan ke kawasan Asia Tenggara, Australia dan Eropa. Langkah tersebut dilakukan menyusul tingginya permintaan produk Sido Muncul di kawasan negara itu.

Diakui Rico, produk yang dijadikan andalan untuk pasar ekspor di antaranya Tolak Angin dan Kuku Bima. Dari tahun ke tahun penjualan ekspor produk tersebut naik sangat signifikan. "Saat ini kontribusi ekspor baru berkisar 6-10 persen dari total penjualan perusahaan. Karena itu kita akan lebih fokus lagi," ujarnya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Jakarta Kamis (29/3/2012).

Rico juga menjelaskan, selama ini penjualan produk Sido Muncul seperti Tolak Angin dan Kuku Bima telah dilakukan baik melalui agen skala kecil maupun dibawa oleh warga Indonesia yang bepergian ke luar Indonesia, ataupun para tenaga kerja (TKI). Kedua produk tersebut sudah banyak dikenal di luar negeri.

“Tahap awal akan ekspor ke kawasan Asean seperti seperti Malaysia, Singapura, Thailand, kemudian ke Brunei, Hong Kong, China, Jeddah hingga Australia. Setelah itu menyusul ke Eropa. Dengan upaya ini, jika 2011 kontribusi ekspor baru 6 persen, tahun ini diharapkan bisa naik 100 persen,” katanya.

Hal senada dikatakan Senior Manager Public Relation Manager PT Sido Muncul Nanik R Sunarso. Untuk tahap awal Sido Muncul akan fokus pada ekspor Tolak Angin yang sudah menjadi obat herbal terstandar. Bahkan, Tolak Angin nantinya diharapkan menjadi ikon Sido Muncul di pasar ekspor,” ungkapnya.

Nanik menjelaskan, Sido Muncul akan terus melakukan inovasi sesuai kebutuhan pasar dan permintaan konsumen. Untuk produk kopi jahe misalnya, merupakan produk inovasi yang dirilis tahun lalu, dan terbukti hingga saat ini permintaannya sangat tinggi di berbagai daerah.

Tahun ini Sido Muncul kembali akan meluncurkan produk baru obat panas dalam, yaitu Alangsari plus dalam dua varian yakni ekstrak jeruk nipis dan ekstrak jeruk manis, serta satu lagi produk jahe susu untuk segala usia.

“Dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat seperti sekarang ini, Sido Muncul membuat produk sesuai kebutuhan konsumen seperti jahe susu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan tubuh serta alangsari obat panas dalam. Sedangkan kopi jahe sangat direspon masyarakat karena diproduksi dengan rendah gula,” kata Nanik. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
18 menit yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
1 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved