Hatta tak menyangka kenaikan BBM ditolak
Sabtu, 31 Maret 2012 - 14:11 WIB
Hatta tak menyangka kenaikan BBM ditolak
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang perekonomian Hatta Rajasa mengakui bahwa ada resiko yang harus ditanggung pemerintah jika tidak menaikan harga Bahan Bakar minyak (BBM). Pasalnya, saat ini harga minyak Indonesia (ICP) terus meningkat akibat krisis di Selat Hormuz yang belum mendapatkan titik temu.
"Anda mengatakan resiko jebol, makanya kita faham ada resiko tersebut. Makanya kita mengajukan kenaikan BBM Rp1.500 tapi kan," ujar Hatta di Rumah PAN, Sabtu (31/3/2012).
Hatta menuturkan, sebenarnya dirinya tidak menyangka bahwa dalam pembahasan mengenai hal tersebut dalam sidang paripurna kemarin, pengajuan dari pemerintah dimentahkan DPR.
"Sebagian berpendapat tidak begitu, kita syukuri saja tidak dipolemik jadi tidak perlu diperdebatkan lagi," tambahnya.
Namun, dia mengaku akan selalu berusaha untuk menjalankan apa yang telah menjadi amanat parlemen tersebut. "Posturnya sesuai dengan apa yang diajukan, asumsinya sesuai yang diajukan dalam APBNP harus memanage resiko fiskal ini dengan baik," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Hatta kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak sembarang dalam mengajukan usulan APBN Perubahan 2012.
"Pemerintah itu memang tidak sembarang menaikkan harga kecuali apabila memang ICP itu sudah sangat tinggi yang sangat mengganggu kelangsungan APBN kita dan perekenomian nasional kita," pungkasnya. (bro)
()