Kompensasi BLT hanya penenang sementara

Selasa, 03 April 2012 - 16:45 WIB
Kompensasi BLT hanya...
Kompensasi BLT hanya penenang sementara
A A A
Sindonews.com - Diundurnya keputusan menaikkan harga BBM hingga enam bulan ke depan nampaknya menambah luka masyarakat Indonesia terutama petani dan nelayan. Luka hati tersebut semakin parah ketika pemerintah menawarkan skema Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM tersebut yang dinilai tak bisa menjadi solusi.

"Kompensasi BLT bagi para nelayan sejak 2005 dan 2008, hanya penenang sementara yang sangat tidak membantu bagi para nelayan tradisional," ujar Sekjen Serikat Nelayan Indonesia Budi Laksana kepada wartwan dalam siaran persnya di Kantor Sekretariat Serikat Petani Indonsesia, Jalan Mampang Prapatan XIV, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2012).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih, juga mengutarakan pernyataan senada. "Skema kompensasi BBM seperti BLT dan BLSM hanya menjadi pemanis sementara dan tidak akan sanggup memberdayakan masyarakat miskin dan menengah ke bawah," terang Henry.

Pada kenyataannya di masyarakat, skema tersebut nyata-nyata tidak membantu petani dan nelayan.

Buktinya, kata Budi, nelayan tradisional adalah penyumbang terbesar perikanan di Indonesia yang sebesar 95 persen. "Tapi kenyataannya 10.600 desa pesisir yang ditempati sekitar 7,8 juta jiwa nelayan masih terkategori miskin," papar Budi.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
50 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved