Bank Muamalat terapkan layanan weekend banking

Senin, 09 April 2012 - 21:00 WIB
Bank Muamalat terapkan...
Bank Muamalat terapkan layanan weekend banking
A A A


Sindonews.com - Bank Muamalat membuka kantor cabang baru di Bandung, tepatnya di Jalan IR H Djuanda (Dago). Salah satu layanan andalan di cabang baru tersebut, Muamalat membuka layanan weekend banking alias layanan akhir pekan.

Direktur Utama Muamalat Arviyan Arifin mengatakan, layanan akhir pekan kantor cabang baru tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas nasabah, khususnya di Bandung. Menurutnya, kantor cabang baru sengaja didirikan di tempat yang strategis, yakni Dago, salah satu pusat transaksi ekonomi paling tinggi di Bandung.

"Ini sengaja mengambil posisi di sini (Dago). Jadi kita bisa melayani nasabah biasa beraktifitas di sini,” kata Arviyan, di sela peresmian BMI Cabang Bandung, Senin (9/4/2012).

Menurutnya, setiap akhir pekan sejumlah factory outlet (FO) dan restoran di Dago selalu sibuk. Sehingga dengan adanya layanan bank akhir pekan, diharapkan bisa memperlancar urusan nasabah. "Jadi kita bisa melayani nasabah yang melakukan aktifitas di Dago ini,” jelas Arviyan.

Selain itu, Bandung merupakan kota tujuan wisata yang menjadi pilihan warga ibukota Jakarta. Maka tidak heran jika Muamalat menjadikan Bandung sebagai kota ketiga diadakan layanan weekend banking. Tempat lainnya adalah Palembang dan Jakarta.

Namun, jika layanan tersebut lancar dan mendapat respon positif, Muamalat akan membuka lagi di daerah lain di Indonesia. “Rencanaya kami akan terus kembangkan layanan ini di propinsi lain,” katanya.

Dengan adanya cabang Muamalat di Dago, makin melengkapi jumlah 13 kantor Muamalat yang sudah ada di Bandung. Sedangkan di Jabar ada 33 kantor Bank Muamalat.

Dia menuturkan, Jabar menjadi penyumbang aset keempat bagi Muamalat. Dibukanya cabang di Kota Bandung tersebut Untuk menggenjot capaian target Muamalat pada 2012.

Arviyan menambahkan, Jabar pada akhir 2011 berkontribusi Rp1,99 triliun atau sekitar 6,12 persen dari total aset Bank Muamalat secara nasional yang nilainya mencapai Rp 32,5 triliun. Saat ini, Muamalat menargetkan laba tumbuh hingga 30 persen dari Rp 58 miliar yang dicapai tahun lalu. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
5 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
6 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved