Rumput laut melimpah, Wajo belum mampu ngolah

Kamis, 12 April 2012 - 16:53 WIB
Rumput laut melimpah,...
Rumput laut melimpah, Wajo belum mampu ngolah
A A A
Sindonews.com - Diluar sektor pertanian, Kabupaten Wajo juga dikenal sebagai produsen rumput laut terbesar di Sulawesi Selatan. Bahkan informasi yang beredar, produksi rumput laut asal Bumi Lamaddukelleng ini terpaksa dilempar ke luar daerah. Alasannya meski berproduksi tinggi, namun masyarakat penghasil tumbuhan air ini belum bisa mengolahnya dengan baik.

Data yang dihimpun menyebutkan, ada enam kecamatan di Wajo ini yang eksis menghasilkan rumput laut. Antaranya, Kecamatan Penrang, Bola, Takkalalla, Pitumpanua dan Sajoanging serta Keera. 2011 lalu, produksinya mencapai 113.188 ton.

Hasil rumput laut ini bahkan disebutkan terus mengalami peningkatan produksi setiap tahunnya. Sebab, 2010 lalu hanya sekira 87.164 ton saja.

Salah seorang penyuluhan perikanan di Kecamatan Bola, Jusmin, mengatakan, selama ini, petani rumput laut di Wajo hanya cenderung melepas rumput lautnya dalam kondisi kering. Berbeda dengan yang terjadi di sejumlah daerah penghasil rumput laut lainnya, ada yang sudah bisa mengolahnya menjadi bahan makanan atau bahan-bahan kebutuhan lainnya.

"Petani rumput laut di Wajo sekarang ini hampir pasti bisa dikatakan masih pemula mengolah rumput laut, apalagi mereka terkendala modal. Hingga kini tercatat sekira 100 kelompok tani yang bergerak di sektor rumput laut. Setiap kelompoknya terdiri dari 30 orang petani," katanya.

Sesuai hasil pendataan, kata Jusmin, dalam satu hektarnya, petani rumput laut mampu memproduksi rumput laut hingga dua ton, "Kalau tahun ini, saya dengar luar biasa lagi produksinya," kata Jusmin.

Kadis Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Wajo, Andi Ampa Passamula, untuk memajukan sektor pertanian rumput laut ini, perlu dilakukan bimbingan secara terpadu kepada petani sebagaimana yang diintensifkan pihaknya saat ini.

"Kalaupun ada yang biasa mengolah jadi bahan makanan, paling sebatas konsumsi rumah tangga saja, seperti pembuatan sirup kue, dodol, agar-agar, permen, kue kering dan cemilan yang bahan dasarnya terbuat dari rumput laut," katanya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
22 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
54 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved