Dahlan sangat senang berkicau

Minggu, 15 April 2012 - 11:43 WIB
Dahlan sangat senang...
Dahlan sangat senang berkicau
A A A
Sindonews.com - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengaku sangat senang memiliki akun Twitter @iskan_dahlan. Sejak memutuskan berkicau di Twitter, sampai saat ini Dahlam sudah memiliki 45.019 pengikut alias follower.
"Betul, betul, itu akun saya. Iya, ternyata asik juga ya," sambut Dahlan saat ditemui di acara pemberian bantuan sembako yang diselenggarakan BRI dan Sindo Media di Muara Angke, Jakarta, Minggu (15/4/2012).

Tetapi Dahlan menegaskan tidak akan terlalu sering menggunakan Twitter, karena ditakutkan mengganggu kinerjanya. "Takut enggak bisa kerja nanti," tambahnya.

Dahlan menyatakan, sebenarnya dirinya tidak mau membuat akun Twitter. Namun, karena dipaksa oleh seorang wartawan, dan ditawari untuk dibuatkan, makanya dirinya bersedia.

"Iya yang maksa wartawan ini. Sebetulnya aku enggak pengen punya Twitter. Hari itu kan, ayo pak bikin. Enggak bisa aku ini, dibikinkan katanya," terang Dahlan.

Akun Twitter Dahlan sendiri dibuat pada 12 April 2012. Artinya, baru tiga hari Dahlan berkicau di Twitterland. Sejauh ini Dahlan baru berkicau sebanyak 28 kali.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
21 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
45 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved