Ingat masa susah, Hatta perjuangkan rumah murah

Rabu, 18 April 2012 - 14:08 WIB
Ingat masa susah, Hatta...
Ingat masa susah, Hatta perjuangkan rumah murah
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, bahwa dirinya siap maju di barisan paling depan dalam program penanganan rumah murah. Menurutnya, persoalan rumah merupakan hal naluriah yang terjadi semasa hidupnya.

"Saya yang maju paling depan jika untuk memajukan rumah, karena cukup banyak pengalaman dengan rumah. Saya dulunya tinggal di rumah dengan dua kamar, yang di dalamnya ada orang tua dan 12 anak. Kemudian kuliah, tinggal di kamar kosan yang isinya empat orang. Maka dari itu saya akan mendorong pembangunan rumah murah," ungkap Hatta di Kantornya, Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Ucapan tersebut dilontarkan Hatta, seiring dengan realisasi Program Perumahan Swadaya yang termasuk dalam Direktif Presiden Program Perumahan Pro Rakyat Klaster IV. hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat miskin.

Dalam realisasi program tersebut Hatta mengatakan, bahwa diperlukannya sinergi dengan berbagai pihak. Baik itu terjadi sesama Kementerian, Akademisi dan tentunya perusahaan swasta.

"Untuk mengoptimalkan, kita butuh sinergi terutama dengan perusahaan swasta besar yang ada di Indonesia. Akan menjadi pola khusus bagi kita, dimana kalau dikumpulkan semua perusahaan dari dana CSR-nya maka akan ada triliunan rupiah, untuk membangun rumah murah," pungkasnya.

Pada pengadaan rumah murah ini dilakukan pemerintah dengan berbagai pihak, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dengan Rektor Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Triyogi Yuwono, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, Menpera dengan Bupati Lahat dan Bupati Muara Enim dan Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Milawarma. Kemudian, Menpera dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Rozik B Soetjipto.

Sedangkan untuk Perjanjian Kerja sama adalah Deputi Bidang Perumahan Swadaya dengan Bupati Sumbawa Barat dan Presiden Direktur PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Deputi Bidang Perumahan Swadaya dengan Bupati Lahat dan Direktur SDM dan Umum PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Deputi Bidang Perumahan Swadaya dengan Bupati Muara Enim dan Direktur SDM dan Umum PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Bupati Sumbawa Barat dan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat dengan Presiden Direktur PT Newmont Nusa Tenggara. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved