Bakrie Swasakti incar penjualan Rp1,4 T

Kamis, 19 April 2012 - 09:27 WIB
Bakrie Swasakti incar...
Bakrie Swasakti incar penjualan Rp1,4 T
A A A


Sindonews.com - Anak perusahaan PT Bakrieland Development Tbk, PT Bakrie Swasakti Utama, menargetkan bisa memperoleh penjualan properti yang dikelolanya baik dari sektor residensial, ritel dan perkantoran mencapai Rp1,4 triliun hingga akhir tahun ini.

Perusahaan memfokuskan pemasaran penjualan pada kawasan superblok di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Chief Marketing Officer Bakrie Swasakti Utama Andre Rizki Makalam menegaskan, kawasan yang termasuk dalam central business district(CBD) di Jakarta tersebut masih diminati oleh pasar karena berada di wilayah yang strategis.

“Penjualan properti secara keseluruhan di Bakrie Swasakti Utama tahun 2011 lalu mencapai Rp1,2 triliun, sedangkan hingga akhir tahun ini kami menargetkan mampu memperoleh pendapatan hingga Rp1,4 triliun,” kata Andre seusai menghadiri jumpa pers topping off The Empyreal di Jakarta, Rabu 18 April 2012.

Saat disinggung mengenai pangsa pasar kondominium khususnya di Jakarta yang paling berisiko untuk terkenal dampak bubbleproperti, Andre menilai hal tersebut hanya akan terjadi pada apartemen di kawasan pinggiran Jakarta.

Sebelumnya, lembaga riset dan konsultan properti Cushman & Wakefield memperkirakan sektor kondominium paling berisiko terkena market bubble.

Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield Arif Rahardjo mengatakan, sektor kondominium berisiko tinggi karena tingkat pertumbuhan pembangunannya lebih tinggi daripada permintaan.

“Sampai akhir 2012 permintaan untuk sektor kondominium diperkirakanbaruakanterserap sebesar 67%,padahal untuk suplai tahun ini hingga 2013 akan meningkat pesat,” ujarnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
8 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
9 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
9 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
9 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved