Cukai rokok naik, produksi rokok justru meningkat

Kamis, 19 April 2012 - 14:16 WIB
Cukai rokok naik, produksi...
Cukai rokok naik, produksi rokok justru meningkat
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa memastikan kenaikan cukai rokok, tidak akan berdampak negatif untuk produksi rokok, bahkan cenderung meningkat. Hal ini seiring dengan makin banyaknya jumlah penduduk yang termasuk kalangan perokok.

"Cenderung meningkat, karena penduduk meningkat. Produksi juga cukup tinggi," ungkap Hatta, saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Seperti yang diketahui, angka penerimaan negara dari rokok pada tahun 2011 sekira Rp77 triliun. Akan tetapi jika dikatakan pembatasan tembakau tidak bisa membatasi konsumsi, Hatta menegaskan, bahwa hal itu tidak tepat.

"Jangan diambil kesimpulan seperti itu. Tapi yang pasti, mudah-mudahan dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) ini akan ada kesadaran masyarakat," jelasnya.

Pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tembakau memang tidak kunjung jelas. Dari tahun sebelumnya, pemerintah selalu ingin aturan ini selesai, namun ternyata hanya sekedar wacana. Hari ini, kembali Rapat koordinasi antara Menteri Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, dan Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti di gelar mengenai Rancangan Peraturan Pemerintah RPP mengenai rokok menghasilkan keputusan diantaranya tidak melarang penjualan rokok, tidak melarang konsumsi rokok, serta tidak melarang memproduksi rokok.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved