PDIP: Pembatasan BBM, pemerintah tidak konsisten

Senin, 23 April 2012 - 17:45 WIB
PDIP: Pembatasan BBM,...
PDIP: Pembatasan BBM, pemerintah tidak konsisten
A A A


Sindonews.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai tidak tepat jika pemerintah mengatakan pemakaian BBM bersubsidi hanya dinikmati kalangan menengah ke atas. Pasalnya kebijakan pemerintah terkait BBM bersubsidi sudah tepat sasaran.

"Ini sudah tepat sasaran jika dilihat dari penghasilan masyarakat. 74 persen yang memakai BBM bersubsidi berpenghasilan 3,5 juta kebawah," tutur anggota Komisi XI dari PDIP, Dolfie Palit saat jumpa pers di DPR, Jakarta, Senin (23/4/2012).

Selain itu, pemerintah terkesan memaksakan agar masyarakat beralih dari pemakaian BBM bersubsidi ke pertamax. "Posisinya mengesankan bahwa ada tendensi pemaksaan pada masyarakat untuk menggunakan BBM tidak bersubsidi," pungkasnya.

Dolfie menengarai tidak ada keseriusan pemerintah mempertanyakan bahwa kenapa pemerintah tidak melanjutkan proses pemberlakuan konversi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas. "Pemerintah ternyata tidak konsisten beralih dari BBM ke gas," tandasnya.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan direalisasikan. Rencananya 1 Mei akan dimulai dengan mobil dinas pemerintah, BUMN dan BUMD, selanjutnya akan diberlakukan untuk mobil dengan kapasitas mesin 1500 CC.

"Kita tunggu aturan resmi. Begitu ada aturan resmi pemerintah (24 April), rencananya tujuh hari kemudian (1 Mei) kendaraan pemerintah BUMN, BUMD beralih ke pertamax," ujar Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Evita Legowo, di Jakarta, Senin (23/4/2012). (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
51 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved