Kuartal I, BSDE cetak pendapatan Rp800 M

Senin, 30 April 2012 - 09:38 WIB
Kuartal I, BSDE cetak...
Kuartal I, BSDE cetak pendapatan Rp800 M
A A A
Sindonews.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp800 miliar atau tumbuh 28,9 persen pada tiga bulan pertama 2012 dibandingkan pendapatan usaha pada periode yang sama 2011 yakni Rp621 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya mengatakan, kenaikan pendapatan BSDE ditopang oleh kenaikan pada development revenue yang memberikan kontribusi mencapai 80 persen untuk segmen perumahan, rumah toko, bangunan industri, strata titledan tanah.“Sedangkan,recurring revenue atau pendapatan berkelanjutan memberikan kontribusi sebesar 20 persen,” kata dia saat dihubungi, kemarin.

Dia menjelaskan, tingginya permintaan konsumen atas produk- produk yang ditawarkan, baik itu perumahan,komersial maupun perkantoran di BSD City,ataupunyangdikelolaanak perusahaan seperti Grand Wisata, Kota Wisata, dan lainnya menunjukkan bahwa produk produk perseroan telah menjadi pilihan konsumen.

”Tingginya permintaan juga mendorong pertumbuhan harga tanah di kawasan yang kami kelola,baik itu untuk unit baru atau pun secondaryunit,”ujar Hermawan. Solidnya pertumbuhan penjualan dan meningkatnya rasio profitabilitas membuat laba bersih BSDE melonjak 64 persen menjadi Rp265 miliar dibandingkan kinerja periode yang sama 2011 sebesar Rp162 miliar.

Sepanjang 2012 ini, BSDE menargetkan meluncurkan 17 sub-kluster,yang terdiri dari 10 sub-kluster di BSD City dan 7 sub-kluster di anak usaha BSDE.Untuk mendukung ekspansi bisnis tersebut dan akuisisi tanah, BSDE telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp2 triliun. Total target penjualan marketing BSDE 2012 sebesar Rp4,2 triliun.

Sementara, analis Sucorinvest CentralGani, Pang TekDjen mengatakan, hampir semua emiten properti memiliki underlying untuk kelas atas. Sebagian besar konsumen tidak lagi mempergunakan KPR untuk membeli properti. Karena itulah, dia meyakini kinerja emiten properti tidak berpengaruh ketentuan uang muka KPR.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved