PU bangun pemantau ketahanan Suramadu

Rabu, 02 Mei 2012 - 09:11 WIB
PU bangun pemantau ketahanan...
PU bangun pemantau ketahanan Suramadu
A A A
Sindonews.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menginvestasikan Rp100 miliar untuk pembangunan sistem pemantauan ketahanan jembatan Suramadu. Pembangunan sistem tersebut sebagai pendeteksi tingkat kelayakan kondisi jembatan sepanjang 5,4 km yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, dengan adanya sistem monitoring, umur jembatan ditargetkan bisa mencapai 100 tahun.“Pemasangan sistem ditujukan untuk mengetahui kondisi struktur jembatan sebagai acuan dalam pemeliharaan dan penanganan kerusakan di infrastruktur jembatan Suramadu,” kata Djoko di Jakarta kemarin.

Menurut dia, teknologi ini dapat memperpanjang umur pelayanan jembatan karena penurunan kemampuan dan kerusakan dapat dideteksi lebih awal. Sistem pemantau itu merupakan alat pendeteksi kerusakan dengan metode pengujian tak rusak dengan cara mengintegrasikan sistem dengan struktur jembatan.Sistem tersebut diharapkan lebih akurat dan efisien dalam pemantauan dan pemeliharaan.

Dalam perkembangan lain, Menteri PU juga menginstruksikan Dirjen Bina Marga untuk segera membentuk kelembagaan Suramadu.Alasannya, lembaga itu nantinya juga akan bertugas sebagai pengelola sistem monitoring jembatan, selain pengelolaan manajemen.

Kepala Badan Pengelola Wilayah Suramadu (BPWS) Mohammad Irian sebelumnya mengatakan,lembaga yang dia pimpin sudah berkoordinasi dengan PLN untuk masalah penyediaan listrik. PLN akan memenuhi kebutuhan listrik kawasan itu yang diperkirakan tumbuh pesat mulai 2014.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan untuk menggenjot porsi belanja modal tahun 2013 dari total keseluruhan belanja konstruksi nasional sebesar Rp340 triliun.

Kepala Badan Pembina Konstruksi Kementerian PU Bambang Goeritno mengatakan peningkatan belanja konstruksi kementeriannya didukung dengan meningkatnya belanja modal Kementerian PU tahun depan.

Capaian target itu, menurut dia, dapat terealisasi jika pertumbuhan ekonomi bisa sesuai prediksi pemerintah yakni sebesar 6,5 hingga 6,7 persen selama 2012. Dari total keseluruhan belanja konstruksi nasional 2013 sebesar Rp340 triliun, porsi belanja konstruksi PU sebesar 20 persen, atau Rp68 triliun.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
5 menit yang lalu
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
31 menit yang lalu
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
1 jam yang lalu
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
1 jam yang lalu
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
2 jam yang lalu
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
2 jam yang lalu
Infografis
Australia Bangun Pembangkit...
Australia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved