Produk lokal incar pasar layanan data bergerak

Selasa, 08 Mei 2012 - 09:01 WIB
Produk lokal incar pasar...
Produk lokal incar pasar layanan data bergerak
A A A


Sindonews.com
- Perusahaan penyedia layanan data centre PT Duta Data Mandiri segera meluncurkan sebuah movable data centre berbentuk kontainer. Fasilitas ini memungkinkan perpindahan lokasi dengan tetap menggaransi data teknologi informasi (TI) seperti server yang tersimpan tetap aman.

Managing Director PT Duta Data Mandiri Nikolas Budi Pradoto menyatakan, produk tersebut 100% dibuat oleh putra-putri Indonesia dengan kandungan lokal hingga 50%.

“Jadi bisa dibilang, ini produk asli Indonesia. Ini persembahan dari kami untuk Indonesia,” imbuh Nikolas di sela pameran ICT Expo Indonesia 2012 di Jakarta belum lama ini.

Nikolas menjelaskan, saat ini beberapa perusahaan di Indonesia ada yang menggunakan movable data centrebuatan luar negeri. “Harganya sangat mahal dan waktu yang dibutuhkan untuk mendatangkannya ke Indonesia juga lama,” katanya.

Dia mengklaim,layanan data bernama LiveCube ini hanya akan dipasarkan dengan harga setengahnya dari mobile data centre produk luar negeri. LiveCube saat ini masih dalam tahap pengujian dan diperkirakan bulan depan akan mulai diluncurkan ke pasar dengan sasaran utama lembaga-lembaga pemerintahan.

Nikolas yakin lembaga pemerintah sangat membutuhkan movable data centre untuk program-programnya terutama di daerah.

Peneliti TI dan Staf Ahli Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional Mochamad Hariadi mengatakan, LiveCube memang bukan teknologi baru di dunia.Meskipun begitu, di Indonesia dan ASEAN produk jenis ini adalah yang pertama. “Saya sudah survei, di ASEAN belum ada selain ini,” ujarnya.

Hariadi mendukung langkah rencana peluncuran movabledata centreini karena negara kepulauan seperti Indonesia butuh penggabungan data. Menurutnya, Indonesia yang kaya akan local content tentunya akan lebih baik bila pengelolaan datanya terpusat dan terdistribusi dengan baik.

Dia juga mengungkapkan, mobile data centre sangat bisa mendukung program Desa Pintar. Salah satunya menyediakan akses buku-buku virtual. Sasaran pasar selanjutnya adalah industri, terutama yang bergerak dalam bidang pertambangan dan energi. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
10 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
27 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved