Pembatasan BBM bagi mobil dinas gunakan kupon

Kamis, 10 Mei 2012 - 15:18 WIB
Pembatasan BBM bagi...
Pembatasan BBM bagi mobil dinas gunakan kupon
A A A
Sindonews.com - Pemerintah memang belum mengumumkan langkah teknis yang akan digunakan dalam kebijakan pelarangan pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh kendaraan dinas. Namun, salah satu caranya adalah dengan penggunaan kupon yang berisikan kuota disetiap kendaraan dinas.

"Tujuannya untuk mengurangi kuota. Nanti ada di kasih kupon," kata Jero saat ditemui di Kantor Bappenas, Menteng, Jakarta, Kamis (10/5/2012).

Untuk pengaturan lebih lajut, menurut Jero hal tersebut akan diserahkan kepada institusi masing-masing. Karena akan disesuaikan juga dengan banyaknya kuota yang dimiliki daerah tersebut. Walaupun secara pengawasan tetap akan dimonitor oleh Badan Pengawas Hilir (BPH Migas).

"Nanti kantor masing-masing, yang menentukan berapa jatahnya. Isi kuponnya kalau Premium sebelumnya maka jumlah uang segitulah dalam pertamax," jelas Jero.

Sedangkan, untuk beberapa daerah yang masih belum bisa mendapatkan Pertamax dalam jumlah yang mencukupi, maka memang ada pengecualian. "Ada juga 'pages' itu artinya didaerah-daerah belum ada pertamax tidak berlaku karena nanti dia bingung ngisi lagi, tapi kalau didaerah yang sudah ada pertamax seluruh kendaraan pemerintah tidak boleh gunakan BBM subsidi," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa juga mengungkapkan hal yanng serupa. Baginya, dengan konsep seperti itu menunjukkan keinginan pemerintah untuk melakukan penghematan.

"Ini menunjukkan bahwa pemerintah siap untuk melakukan penghematan, jika dilihat dari segi besarannya tidak terlalu signifikan dari jumlah volumenya, akan tetapi inilah pemerintah mau berhemat," ungkap Hatta. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved