RI-Uni Eropa sepakati regulasi kerja sama bilateral

Selasa, 15 Mei 2012 - 20:14 WIB
RI-Uni Eropa sepakati...
RI-Uni Eropa sepakati regulasi kerja sama bilateral
A A A
Sindonews.com - Dialog sektoral ke-3 tentang Industri dan Lingkungan antara Indonesia dan Uni Eropa (UE) yang berlangsung dua hari di Bali berhasil menyepakati kerangka regulasi untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi di sektor-sektor industri.

Pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari dialog sektoral ke-2 pada Desember 2011 di Yogyakarta, akan mengkaji kegiatan-kegiatan kerjasama dan membahas beberapa masalah regulasi atau peraturan. Dialog sektoral ini memberikan manfaat bagi hubungan dan aliansi komersial antara UE dan Indonesia.

"Karena hal ini berperan sebagai forum untuk membicarakan cara dan alat untuk mengurangi hambatan-hambatan teknis perdagangan dan investasi diantara kedua negara dan untuk memprioritaskan kerjasama kita di Indonesia," kata Kepala Seksi Perdagangan di Delegasi UE di Indonesia Olivier Merle di Kuta, Bali, Selasa (15/5/2012)

Forum tersebut juga akan menangani rekomendasi kebijakan yang telah dikemukakan dalam Dialog Bisnis Uni Eropa–Indonesia (EIBD) tentang Otomotif yang diselenggarakan kemarin.

Hasil yang diharapkan dari dialog tersebut, pertama mengatasi hambatan-hambatan nontarif bagi kerjasama antara Indonesia dan UE. Kedua mendorong pelaksanaan rekomendasi yang telah dihasilkan dalam dialog sektoral ke-1 dan ke-2.

Ketiga, lanjutnya meningkatkan industri dan investasi dan keempat menciptakan rencana aksi untuk TSP 2 (Trade Support Program 2). Tujuan kelima adalah adanya tindakan melalui asistensi/hibah dari TSP 2.

"Kerjasama lain yang mungkin bisa dibangun adalah kemungkinan menerima hasil pengujian yang dilakukan oleh laboratorium-laboratorium Indonesia dan UE dengan akreditasi internasional tanpa adanya persyaratan tambahan," kata Direktur Kerjasama Industri Internasional Wilayah I dan Multilateral, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Harjanto.

Para peserta dari berbagai Kementerian (Industri, Perdagangan, Perhubungan, Luar Negeri, dan Kehutanan), Delegasi UE di Indonesia dan para perwakilan dunia usaha mendiskusikan isu-isu seperti kerangka peraturan bagi produk-produk industri di Indonesia (SNI).

Juga keikutsertaan Indonesia dalam Perjanjian UN/ECE 1958 tentang peraturan-peraturan automotif, dampak peraturan-peraturan UE di bidang lingkungan terhadap ekspor Indonesia (REACH), dan kerjasama di sektor perkayuan (EU-Indonesia Voluntary Partnership Agreement) dan lainnya.

Dipihak lain, sekalipun saat ini Eropa dan berbagai bagian dunia tengah menghadapi tantangan perekonomian dan keuangan, namun perdagangan Uni Eropa-Indonesia tumbuh pesat, dengan nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa diperkirakan meningkat 20 persen pada tahun 2011.

Nilai investasi asing langsung (Foreign Direct Investment–FDI) oleh perusahaan-perusahaan Uni Eropa di Indonesia mencapai sekitar 3 milar euro.

Dengan semakin memikatnya Indonesia sebagai tujuan investasi, maka angka tersebut akan meningkat pula secara signifikan. "Lebih dari 700 perusahaan asal Uni Eropa telah mendirikan usaha di Indonesia dan menampung sekitar 500 ribu pekerja di industri-industri utama seperti automotif, farmasi, permesinan dan peralatan industri, barang konsumen, jasa keuangan dan lainnya," imbuh Harjanto.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
33 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Perbedaan...
Tips MotionTrade: Perbedaan Waran Terstruktur dan Waran Biasa
56 menit yang lalu
Mulai Rp1 Juta, Amankan...
Mulai Rp1 Juta, Amankan Asetmu di Sukuk Tabungan ST016 Berimbal Hasil Menarik
59 menit yang lalu
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
1 jam yang lalu
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
1 jam yang lalu
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved