Inalum kembali dibahas bulan Juni

Rabu, 16 Mei 2012 - 10:16 WIB
Inalum kembali dibahas...
Inalum kembali dibahas bulan Juni
A A A
Sindonews.com - Pembahasan pendahuluan negosiasi atas proyek PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) antara Indonesia dan Jepang dijadwalkan bulan Juni 2012.

Dirjen Kerja Sama Industri Internasional Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Agus Tjahajana mengatakan,saat ini Indonesia tengah menyiapkan data-data yang akan digunakan untuk membahas negosiasi itu.

“Kita sedang melakukan konsultasi dengan tim. Mempersiapkan data-data,termasuk untuk kebutuhan due diligence. BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) juga sudah menyampaikan perkembangan. Intinya, kita ingin semua data siap ketika jadwalnya tiba,”kata Agus di Kemenperin, Jakarta kemarin.

Seperti diketahui, sesuai Master of Agreement (MoA),masa kontrak kerja sama atas proyek Inalum antara Indonesia dengan Nippon Asahan Alu-minium (NAA) akan berakhir pada Oktober 2013. Kerja sama membangun perusahaan smelter aluminium itu dimulai sejak tahun1975. Pemerintah Indonesia menguasai sekitar 41,13 persen saham Inalum, sedangkan 58,87 persen lainnya dimiliki NAA. Sehingga,setahun sebelumnya atau Oktober 2012, kedua belah pihak harus melakukan negosiasi.

“Kami sudah lakukan pembicaraan.Tapi, kita jajaki, bagaimana agar waktunya bisa lebih cepat, lebih baik. Selama Juni, Juli, ke Agustus nanti, agar bisa berjalan. Jadi, lebih cepat,”ucapnya. Rencananya, kata dia, pihak Jepang akan datang ke Indonesia pada Juni nanti.“Kita lakukan pendahuluan, termasuk membahas soal teknis-teknisnya. Termasuk, soal penghitungan pembukuannya.Tapi, kita juga tidak mau terburuburu,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah menyatakan akan mengambil alih secara penuh saham Inalum. Pasalnya, Indonesia akan mengembangkan industri hilir berbasis alumina mulai tahun 2013. Untuk itu, pemerintah Indonesia harus menyediakan dana sekitar USD700 juta. “Tapi, angka pastinya, belum tahu. Masih akan ada perubahan,” tambahnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved