Dahlan: Isu pembubaran Petral penuh motif

Senin, 21 Mei 2012 - 13:42 WIB
Dahlan: Isu pembubaran...
Dahlan: Isu pembubaran Petral penuh motif
A A A
Sindonews.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan beberapa motif yang berada di belakang isu pembubaran PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) beberapa waktu lalu ini. Dalam isu tersebut, berbagai pihak banyak yang meminta anak perusahaan Pertamina tersebut di bubarkan.

"Memang kelihatannya banyak motif yang berada di belakang isu Petral ini. Setidaknya ada tiga motif," kata Dahlan dalam tulisannya di website resmi BUMN, Senin (21/5/2012).

Pertama, menurutnya ada yang memang sungguh-sungguh dan ikhlas menginginkan Pertamina benar-benar Clean and Clear serta menjadi kebanggaan nasional.

"Kedua, dengan adanya Petral mereka tidak bisa lagi ‘ngobyek’ dengan cara menekan-nekan Pertamina seperti terjadi di masa sebelum Petral. Ketiga, ada yang berharap kalau Petral dibubarkan jual-beli minyak kembali dilakukan di Jakarta dan mungkin bisa menjadi obyekan baru," papar Dahlan.

Mantan bos PLN ini menuturkan, dalam permasalahan Petral dan Pertamina secara umum, dibutuhkan Clean and Clear. Clean berurusan dengan Good Corporate Governance (GCG), hukum dan penjara, sedangkan Clear berhubungan dengan kepercayaan publik.

Menurut Dahlan, yang bisa menepis isu yang berkembang selama ini adalah dibutuhkannya integritas dari perusahaan sekelas Pertamina.

"Tapi ribut-ribut seperti itu tidak akan lama. Syaratnya manajemen Pertamina terus secara konsisten menjaga integritas. Tidak mudah memang. Dan memerlukan waktu yang panjang untuk membuktikan konsistensi itu," jelasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Rusia Sekarang Memiliki...
Rusia Sekarang Memiliki Hak Penuh Serang Target Milik NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved