Gubernur Kalimantan diminta tidak egois

Selasa, 22 Mei 2012 - 15:32 WIB
Gubernur Kalimantan...
Gubernur Kalimantan diminta tidak egois
A A A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sepertinya tidak akan memenuhi permintaan para gubernur di Kalimantan untuk menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) ke daerahnya.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Evita Legowo meminta kepada para gubernur untuk tidak egois. Dirinya berharap cara pandang yang dibangun adalah secara nasional terkait dengan penggunaan BBM.

"Ya enggak bisa, kita kan enggak bisa egois begitu. Jadi memang sekarang ini dia tidak boleh memikirkan dirinya sendiri. Kami harus memikirkan secara nasional dan secara nasional semua orang tahu bahwa kuota yang ada adalah 40 juta kl," ujar Evita saat ditemui di kantornya, Selasa (22/5/2012).

Pada saat ini, Evita mengatakan bahwa kuota BBM yang dipegang masih berdasarkan APBN 2012, yakni sebesar 37,5 juta KL. Maka dari itu dirinya mendorong BPH Migas untuk menyelesaikan sisa kuota, agar sesuai dengan APBN Perubahan 2012.

"Kami tahu bahwa mungkin tidak bisa mencapai angka itu (40 juta KL), tetapi sementara ini kuota yang dipegang para daerah itu baru kuota APBN 2012, yaitu 37,5 juta kl. Sekarang BPH Migas sudah diminta dorong untuk segera menyelesaikan yang 40 juta. Ini sudah hampir selesai di BPH Migas, jadi mungkin dalam waktu dekat akan ada pengumuman lagi dari BPH migas yang tidak 37,5 juta KL," paparnya.

Terkait dengan kuota BBM untuk wilayah Kalimantan yang turun, Evita tidak bisa memastikan. Menurutnya, BPH Migas lebih memiliki angka yang pasti untuk diinformasikan ke publik.

"Persisnya tanya BPH migas, tetapi yang sudah diturunkan dari tahun lalu masih 37,5 juta KL. Sekarang kami akan kasih yang 40 juta KL," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
12 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
38 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
50 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved