Ketahanan pangan Bantaeng terbaik seIndonesia

Minggu, 27 Mei 2012 - 16:11 WIB
Ketahanan pangan Bantaeng...
Ketahanan pangan Bantaeng terbaik seIndonesia
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng berhasil menjadi kabupaten dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia. Predikat tersebut diraih di otonomi Expo dan Forum 2102 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), yang digelar selama tiga hari.

“Salah satu penilaiannya yakni Bantaeng memamerkan sejumlah produk Usaha Kecil Menengah (UKM) dan industri kecil dan menegah yang ada di Bantaeng,” jelas Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Bantaeng Abdul Gani, saat dihubungi, Minggu (27/5/2012).

Beberapa diantaranya adalah bakso talas dan froozen surimi yang selama ini di produksi oleh PT Global Seafood International Indonesia (PT GSII). Sekitar 30 produk yang kami pamerkan disana. Produk-produk lokal itu berhasil mengantar kami meraih juara terbaik dalam kategori ketahanan pangan.

Dia mengatakan, sejumlah produk bahan makanan lokal memang dikelola di Bantaeng dengan menggunakan produksi hasil bumi sebagai bahan utamanya. Mulai dari bahan baku rumput laut, wortel dan beras.

Selain produk bahan makanan, pihaknya juga memamerkan sejumlah produk-produk pertanian yang ada di Bantaeng. Salah satunya adalah pengembangan 20 jenis varietas benih padi yang dikembangkan melalui penangkaran petani. Salah satu dari varietas yang dimaksud adalah varietas benih padi gogo atau padi darat. Padi semacam ini dapat tumbuh di kawasan marginal.

Dalam pameran itu, lanjut Abdul Gani, pemerintah kabupaten Bantaeng berhasil menggaet beberapa investor untuk menanamkan investasinya di Bantaeng. Setidaknya dua perusahaan skala nasional akan bekerjasama di kabupaten Bantaeng dalam waktu dekat ini. Satu diantara perusahaan itu berencana untuk mengembangkan pertanian rumput laut di Bantaeng. Satunya lagi adalah kerjasama pemasaran pupuk cair sebanyak 1.000 liter perbulan.

Dalam pameran yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), kabupaten Bantaeng berhasil menyingkirkan 178 peserta dengan jumlah stand 350 unit. Pemerintah kabupaten Konawe dan pemerintah kabupaten Enrekang berada di posisi kedua dan ketiga setelah Bantaeng.

Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah saat ini, pihaknya memang memberdayakan UKM-UKM yang ada di Bantaeng, sebagai salah satu penopang ekonomi di kabupaten berjulukan Butta Toa tersebut. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved