Wajo siap berlakukan penggunaan BBG

Selasa, 29 Mei 2012 - 15:59 WIB
Wajo siap berlakukan...
Wajo siap berlakukan penggunaan BBG
A A A
Sindonews.com - Konversi Bahan Bakar Gas (BBG) dari Bahan Bakar Minyak (BBM) bakal terlaksana di kabupaten Wajo, setelah Energy Equity Epic Sengkang (EEES) menandatangani kontrak sebagai penyuplai gas dengan BP Migas dan pihak pemerintah. Jika proyek ini berjalan maka Kabupaten Wajo menjadi kabupaten pertama yang memberlakukan konversi tersebut di Sulawesi.

"Kami sudah mendatangani nota kesepahaman, kebetulan sengkang masuk dalam road map pemerintah pusat," kata Presiden Energy Equity Epic Sengkang (EEES) Andy Rianto usai membuka acara sosialisasi pedoman tata kerja pengadaan BP Migas terkait pengadaaan barang dan jasa di industri minyak dan gas bumi kepada para vendor/rekanan di wilayah kerja KKKS EEES di kampung Baru Gilireng, Selasa (29/5/2012).

Dia mengatakan BP Migas mengalokasikan 0,5 mmscfd ke pemerintah dalam rangka proyek konversi bahan bakar minyak. "Ini baru nota kesepahaman saja, dan alokasi untuk proyek tersebut maksimal 0,5 mmscfd," katanya.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Wajo, A. Sederhana, ketika memberikan sambutan pada acara sosialisasi tersebut mengatakan Wajo merupakan kabupaten pertama yang akan menerapkan konversi bahan bakar minyak ke BBG di Sulawesi. "Kelebihannya tentu akan lebih murah dibanding dengan BBM," katanya.

Sementara itu kadis Pengelolan Sumber daya Air, Energy dan Mineral Kabupaten Wajo Firmansyah Perkesi mengatakan, rencananya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) akan di bangun di Wajo pada tahun 2013 mendatang. "Nantinya pembangunan ini juga di harapkan mengantar Wajo menuju kota Gas. Setelah city gas, rencananya tahun 2013 akan dibangun SPBBG," katanya.

Dia menambahkan khusus daerah Sulawesi, Wajo merupakan daerah yang paling memenuhi persyaratan untuk pembanguanan SPBG, alasannya selain Wajo mempunyai sumber daya gas yang cukup. Juga adanya jaringan city gas yang rencananya akan di fungsikan tahun ini.

"Wajo sangat berpeluang untuk mendapatkan pembangunan SPBG dengan catatan pembangunan gas rumah tangga bisa selesai tahun ini. Untuk itu pemerintah pusat diharapkan membuat project, karena Sengkang satu-satunya kota yang telah dibangun jaringan gas," katanya.

Firmansyah, mengungkapkan, kota Sengkang juga sudah masuk dalam road map pembangunan SPBG dirjen migas, kementrian ESDM tahun anggaran 2013. Rencananya Gas untuk konversi ini satu paket, dengan alokasi gas 1 mmscdf yang di alokasikan untuk gas rumah tangga.

"Jadi gas itu nantinya di ambil dari alokasi gas rumah tangga 1 mmscfd yang juga nantinya akan di kelola melalui BUMD Wajo Energy Jaya," kata Firman.

Rencananya SPBG ini akan di peruntukkan untuk angkutan jarak pendek dalam kota Sengkang, seperti Becak Motor (Bemor) dan Pete-pete. "Jadi nantinya ada semacam alat pada kendaraan tersebut yang di ganti sehingga bisa beroperasi denganmenggunakan gas," ujarnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
59 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved