Pembangunan smelter akan disesuaikan kebutuhan

Kamis, 31 Mei 2012 - 13:51 WIB
Pembangunan smelter...
Pembangunan smelter akan disesuaikan kebutuhan
A A A


Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengaku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan invetarisir dokumen perusahaan tambang mineral yang masuk. Pasalnya, dokumen yang ditujukan untuk pembangunan smelter tersebut, harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Indonesia.

Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba), Tamrin Sihite menyatakan sampai dengan saat ini sudah tercatat 126 dokumen yang diterima kementerian. "Nggak mungkin 126 itu bangun smelter semua. Sekarang kita baru invetarisir," kata Tamrin saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Dia menambahkan, Smelter yang akan dibangun akan disesuaikan juga dengan lokasinya. Jadi dari sekian perusahaan, menurut Tamrin akan diatur sesuai klaster. Sehingga, pembangunan Smelter pun akan merata di setiap daerah.

"126 yang terakhir ini terlalu banyak, nanti akan diinvetarisir, misalkan berapa cadangannya, berapa produksinya, penjualannya di dalam negeri berapa, di luar negeri berapa ekspornya. Kelihatannya banyaknya semua untuk membangun smelter, tapi nanti kita pilih," jelasnya.

Selain itu, pembangunan smelter juga diatur sesuai dengan hasil tambang mineralnya. "Nantinya dipilih secara dari cadangan mineral, nikel, bauksit untuk membangun smelter, jadi tidak di semua daerah juga kan," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved