Waralaba butuh keunikan

Jum'at, 01 Juni 2012 - 09:27 WIB
Waralaba butuh keunikan
Waralaba butuh keunikan
A A A


Sindonews.com - Membuka usaha sendiri dengan sistem waralaba tampaknya mulai banyak dilirik masyarakat dan pelaku baru di dunia entrepreneur (kewirausahaan). Demi kesuksesan menggarap waralaba (franchise), seorang wirausahawan harus mempunyai strategi yang cerdas.

Konsultan franchise BJ Widjayanto Bagoes mengatakan, franchise mulai dilirik banyak kalangan karena dinilai tidak perlu ribet saat pertama kali membuka usaha.Selain itu, dengan franchise, usaha tidak terlalu banyak membutuhkan promosi karena brand produk tersebut sudah terbentuk sebelumnya.

Cukup dengan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan dan menyediakan tempat usaha serta membayar royalti, usaha sudah bisa dimulai.

“Namun, ternyata sukses membangun usaha dengan sistem franchisetidak sesederhana yang dibayangkan.Banyak tantangan dan persaingan yang harus disikapi secara cerdas oleh para pelaku usaha franchise,” ujar Widjayanto saat Workshop Entrepeneur Club BII dan SINDO, dengan tema “Strategi Membesarkan Bisnis dengan Franchise” di Malang, Jawa Timur, kemarin.

Membangun usaha dengan sistem franchise,menurutnya, membutuhkan kreativitas dan keunikan. “Masyarakat konsumen butuh sesuatu yang kadang terdengar aneh, dan kejutan dalam produk baru yang kita kelola,” tuturnya.

Mungkin,produk yang dipasarkan sudah merupakan produk jamak di pasaran.Namun, apabila ada keunikan dan kreativitas dalam memasarkannya, dipastikan akan menarik minat para calon konsumen.

Keunikan yang diciptakan juga bisa mengandung sebuah narasi atau cerita yang mampu meyakinkan konsumen. “Membangun keunikan dalam usaha franchise, harus berani keluar dari pakem yang ada,” ujarnya.

Di hadapan puluhan peserta pelatihan, Widjayanto menyebutkan, sebelum membangun usaha, yang harus dilakukan olehpara entrepreneur adalah mengetahui terlebih dahulu segmentasi usaha yang akan dibidik. Melalui segmentasi ini, akan diketahui tantangan dan peluang yang akan dihadapi.

Setelah mengetahui semua tantangan, termasuk keberadaan para kompetitor, pelaku usaha dituntut mampu membangun keunikan dalam usahanya tersebut. “Kualitas produk yang sangat bagus belum tentu menjadi jaminan suksesnya usaha apabila tidak ditunjang dengan berbagai hal yang menarik atas produk tersebut,” paparnya.

Keunikan produk usaha ini bisa diciptakan mulai dari bahan baku yang digunakan. Susunan komposisi bahan baku, serta infrastruktur yang digunakan. Harus diperhatikan pula nilai kemasan, lokasi tempat usaha, suasana di tempat usaha, dan komunikasi kepada konsumen.

Keunikan yang dibangun bisa diwujudkan dengan menciptakan identitas terhadap produk tersebut. “Identitas ini sangat penting untuk menarik konsumen. Sehingga, dibutuhkan kreativitas untuk menciptakannya,” katanya.

Keunikan dalam menciptakan usaha ini, menurut salah seorang peserta workshop (pelatihan), Nurdedi, memang sangat dibutuhkan, untuk membedakan produk usaha yang dibangun, dengan usaha lain yang mungkin memang sudah sejak lama ada. Keunikan tersebut bisa membuat orang penasaran dan akhirnya datang untuk mencobanya.

“Keunikan bisa diciptakan melalui nama produk yang aneh, atau tata cara penyajian yang membuat orang penasaran ingin melihatnya,” ujar pria yang sudah 15 tahun ini menggeluti usaha percetakan. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
18 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
41 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
58 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved