Tongkol sumbang deflasi di Aceh

Jum'at, 01 Juni 2012 - 16:49 WIB
Tongkol sumbang deflasi...
Tongkol sumbang deflasi di Aceh
A A A
Sindonews.com – Provinsi Aceh mengalami deflasi 0,72 persen selama Mei 2012. Hal ini diakibatkan oleh turunnya berbagai jenis barang dan jasa. Komoditas tongkol, daging ayam ras, beras dan emas perhiasan memberi andil tertinggi terhadap deflasi.

“Mei 2012, Kota Banda Aceh terjadi deflasi sebesar 0,59 persen, Kota Lhokseumawe juga deflasi 0,86 persen, sehingga secara agregat Provinsi Aceh terjadi deflasi 0,72 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Syeh Suhaimi dalam konferensi pers di Banda Aceh, Jumat (1/6/2012).

Pada bulan lalu, lanjut dia, Indek Harga Konsumen (IHK) provinsi itu tercatat turun dari 130,81 pada April 2012 menjadi 129,87.
Deflasi secara umum disebabkan penurunan harga antara 1,81 hingga 0,02 persen pada kelompok bahan makanan, kelompok sandang, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, kelompok bahan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau.

Sementara kelompok pendidikan, rekreasi, olahraga, kelompok kesehatan, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami inflasi antara 0,23 hingga 0,02 persen.

Suhaimi menyebutkan di Banda Aceh dari 82 jenis barang dan jasa yang mengalami perubahan harga, 42 di antaranya menunjukkan kenaikan. Sedangkan 40 jenis lagi turun harga.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan lalu adalah jeruk, cumi-cumi, cabai hijau, limau, emping mentah, buncis, televisi berwarna dan minyak goreng.

BPS mencatat laju inflasi Aceh sepanjang tahun ini minus 0,03 persen, sedangkan secara year on year (Mei 2011-Mei 2012) adalah sebesar 3,99 persen.

Dari 66 kota di Indonesia dipantau IHK pada Mei 2012, tercatat 37 Kota mengalami inflasi dan 29 lagi deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Pontianak sebesar 0,93 persen dan terendeh di Balikpapan 0,04 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 1,15 persen dan terendah di Bogor 0,03 persen.

Di Sumatera ada sembilan kota mengalami inflasi dan tujuh lainnya deflasi pada bulan lalu. Inflasi tertinggi di Jambi yaitu 0,70 persen. Sementara deflasi tertinggi di Pangkal Pinang dan terendah di Sibolga 0,04 persen.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved