Bisnis busana muslim semakin menjanjikan

Rabu, 06 Juni 2012 - 10:26 WIB
Bisnis busana muslim...
Bisnis busana muslim semakin menjanjikan
A A A
Sindonews.com – Busana muslim semakin memberikan peluang usaha cukup menjanjikan.Tak heran jika pelaku usaha banyak melirik bisnis ini sebagai sesuatu yang dapat memberikan keuntungan besar.

“Konsep bisnis yang kami anut adalah mempermudah masyarakat untuk menjangkau busana muslim yang tetap stylist. Dengan memberikan kualitas yang terjamin pada busana muslim yang kami produksi, kami harap dapat menjadikan keunggulan tersendiri,” tutur Marketing Manager Shasmira Hendra dalam acara “Sampurasun Wargi Jabar” kerja sama SINDO Radio, IMTV,dan Harian SINDO Jabar di Bandung Indah Plaza (BIP), Jalan Merdeka,Kota Bandung, kemarin.

Sasaran pasar untuk bisnis ini memang lebih dikhususkan bagi para wanita muslim,dan umumnya untuk seluruh wanita. “Dengan memasyarakatkan busana muslim melalui tampilan indah, nyaman dipakai,dan tentunya tidak ketinggalan zaman menjadi prioritas utama di tempat kami terutama untuk para wanita,”ungkap Hendra.

Berbagai macam model yang diproduksi memberikan banyak pilihan bagi para konsumen untuk menentukan yang mereka lebih sukai. Baju muslim yang tadinya selalu dicari hanya pada bulan Ramadan atau menjelang Idul Fitri saja,tetap ramai dicari pada hari-hari biasa. Di kalangan wanita Indonesia, busana muslim kini sudah menjadi tren. Tak hanya untuk ibu-ibu,kalangan remaja pun sekarang banyak yang mengenakan busana ini.Menangkap peluang ini,tidak heran bila bisnis busana muslim mulai diminati.

Tidakhanya itu,banyak pula para pengusaha dibisnis ini membuka kemitraan dengan mencari celah marketing (pemasaran). Untuk mereka yang mau mencoba menggeluti bisnis yangs ama, Hendra mengatakan bahwa keinginan adalah modal terpenting yang harus dimiliki.

Karakter yang kuat akan membuat produk tampak berbeda dengan yang sudah ada.Selain berbeda,pengetahuan akan konsep juga harus diperkuat. “Dengan keinginan yang kuat untuk berbisnis,pasti akan memberikan hasil,” ujarnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved