Dana kelolaan reksa dana syariah turun Rp510 M

Rabu, 13 Juni 2012 - 20:21 WIB
Dana kelolaan reksa...
Dana kelolaan reksa dana syariah turun Rp510 M
A A A
Sindonews.com — Dana kelolaan reksa dana syariah per akhir bulan kelima tahun ini menurun sekitar Rp510 miliar dibanding bulan sebelumnya. Penurunan dana kelolaan reksa dana berbasis syariah tersebut seiring menurunnya dana kelolaan reksa dana konvensional, sebagai akibat menurunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK Fakhri Hilmi menuturkan, menurunnya dana kelolaan reksa dana tersebut seiring menurunnya kinerja IHSG di lantai Bursa. Pasalnya, mayoritas investor menginvestasikan dananya ke reksa dana saham, yang memiliki imbal hasil (return) dan resiko tinggi ketika pasar bergejolak (volatile).

“Dana kelolaan memang menurun pada Mei, terutama reksa dana saham. Penurunan saham-saham di Bursa menjadi penyebab utamanya,” kata dia, Rabu (13/6/2012).

Data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyebutkan, dana kelolaan reksa dana syariah per akhir Mei tercatat sebesar Rp5,05 triliun. Nilai ini turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai Rp5,56 triliun.

Pada Maret 2012, dana kelolaan reksa dana syariah juga mengalami penurunan tipis dibanding Februari 2012. Pada Maret 2012, dana kelolaan reksa dana syariah senilai Rp5,3 triliun, sedangkan pada Februari sebesar Rp5,34 triliun.

Dana kelolaan reksa dana syariah per akhir bulan kelima tahun ini terbesar masih dikontribusi dari reksa dana syariah berbasis saham yang mencapai Rp1,77 triliun, sedangkan reksa dana syariah berbasis campuran menyumbang dana kelolaan senilai Rp1,27 triliun dan dana kelolaan reksa dana syariah terproteksi senilai Rp1,12 triliun. Sedangkan, dana kelolaan reksa dana syariah pendapatan tetap senilai Rp737,87 miliar dan reksa dana syariah indeks senilai Rp154,02 miliar.

Total dana kelolaan reksa dana syariah tersebut berasal dari 50 unit reksa dana syariah, terbagi atas 16 reksa dana syariah campuran, 15 reksa dana syariah terproteksi, 10 reksa dana syariah saham, 8 reksa dana syariah pendapatan tetap dan 1 reksa dana syariah indeks. Dibanding bulan sebelumnya, jumlah unit reksa dana syariah tidak mengalami pertumbuhan dibanding bulan-bulan sebelumnya sepanjang tahun ini.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved