Lapindo masih berutang Rp860 M

Selasa, 19 Juni 2012 - 09:42 WIB
Lapindo masih berutang...
Lapindo masih berutang Rp860 M
A A A
Sindonews.com - Setelah pembayaran ganti rugi pada tanggal 15 Juni 2012 lalu, PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) masing punya tunggakkan sebesar Rp860 miliar kepada korban lumpur. Jumlah tersebut yang harus dibayar oleh PT MLJ dan dijanjikan lunas pada Desember 2012 mendatang.

"Masih ada sisa Rp860 miliar dan yang sudah lunas (pembayaran kemarin) ada 500 berkas," kata Vice President PT Minarak Lapindo Jaya Andi Darussalam Tabusalla dalam pesan singkatnya, Selasa (19/6/2012).

Andi juga menyebut, setelah pelunasan ini tercatat masih ada 3500 berkas yang belum lunas. Dan akan dilakukan pelunasan hingga Desember 2012. "Sekira 3.500 Berkas (yang belum lunas)," tulisnya singkat.

Seperti diketahui, PT MLJ selaku juru bayar Lapindo Brantas Inc berkewajiban membayar ganti rugi kepada warga yang terendam akibat semburan lumpur Lapindo dalam Peta Area Terdampak (PAT) sesuai dengan Perpres No 14 Tahun 2007. Korban lumpur yang masuk ke dalam PAT terbagi menjadi beberapa kelompok seperti, Seperti Paguyuban Warga Renokenongo Menolak Kontrak (Pagarekontrak), Gabungan Korban Lumpur Lapindo (GKLL), Gerakan Korban Lumpur Pendukung Perpres (Gepres) dan kelompok lainnya.

Terakhir, permbayaran dilakukan kepada korban lumpur pada tanggal 15 Juni 2012. Saat itu, PT MLJ melunasi tagihan di bawah Rp40 Juta. Sedangkan korban yang menderita di atas Rp40 juta masih di bayar Rp10 juta. MLJ berjanji akan menuntaskan pembayaran itu hingga akhir Desember 2012.

Selama ini terdapat 13.237 berkas warga yang menjadi tanggung jawab Lapindo. Jika ada 3500 berkas yang belum lunas, berarti perusahaan milik Abu Rizal Bakrie ini telah membayar 9.737 berkas korban Lapindo. Pembayaran ganti rugi sempat tersendat, warga korban lumpur harus menunggu nasibnya terkatung-katung sejak enam tahun lalu. Tak hanya itu, para korban lumpur ini tak terhitung beberapa kali menggelar aksi untuk menuntut ganti rugi.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
13 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
23 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
39 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
40 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
50 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved