Investasi syariah masih minim peminat

Selasa, 19 Juni 2012 - 12:44 WIB
Investasi syariah masih...
Investasi syariah masih minim peminat
A A A


Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengakui sistem obligasi syariah masih sangat minim digunakan masyarakat, walaupun diketahui secara mayoritas orang Indonesia beragama islam. Hal itu dikarenakan selama ini masyarakat cenderung terbiasa dengan sistem konvensional dalam berinvestasi.

"Saat ini orang hanya terbiasa dengan sistem konvensional. Butuh waktu yang cukup lama, karena itu harus dengan edukasi juga pada pelaku pasar," ujar Anny saat ditemui dalam acara Konferensi Internasional Pasar Modal Syariah 2012 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Selain itu, Anny menambahkan, kendala yang dihadapi adalah sulitnya pelaku pasar memahami bahasa atau variabel yang digunakan di sistem syariah. Sehingga, edukasi yang diberikan pun harus lebih intensif. Salah satu caranya, menurut Anny, adalah menggunakan sosial media dalam menyampaikan informasi.

"Mungkin perlu juga dikaitkan dengan facebook atau twitter. Biar ada informasi tentang sistem syariah. Tapi memang tidak mudah, mulai dari bahasa saja sudah sulit untuk dimengerti," jelasnya.

Selama ini, dia menuturkan, sistem syariah cukup stabil dibandingkan konvensional, terutama ketika terjadi krisis. Data mencatat sejak tahun 2008 hingga 2011 peningkatan investor yang meletakan sahamnya di sistem syariah cukup tajam. "Karena memang secara prinsip cukup menjaga. Terlihat karena disambungkan dengan sektor rill sistem syariah ini," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved