BPK beri opini WTP laporan keuangan KESDM

Senin, 25 Juni 2012 - 14:56 WIB
BPK beri opini WTP laporan...
BPK beri opini WTP laporan keuangan KESDM
A A A


Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) atas Laporan Keuangan (LK) tahun 2011. WTP merupakan sebuah penilaian terbaik kepada sebuah instansi dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

"Saya menyatakan, bahwa BPK RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian, dan ini adalah opini tertinggi," kata Anggota BPK RI, Ali Masykur Musa dalam kata sambutannya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (25/6/2012).

Pada rinciannya, Ali menjelaskan LHP terdiri atas ringkasan eksekutif hasil pemeriksaan atas LK Kementerian ESDM tahun 2011. Kemudian LHP atas LK Kementerian ESDM tahun 2011 serta LHP atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) Kementerian ESDM dan LHP atas Kepatuhan terhadap Perundang-undangan Kementerian ESDM tahun 2011.

"Karena LK yang berkualitas dihasilkan melalui sistem akuntansi yang handal serta data yang dapat ditelusuri dan layak diaudit," tegasnya.

Dia menambahkan, ada beberapa kelemahan sebenarnya dalam LHP. Namun, kelemahan tersebut sangat tidak mengurangi kesempurnaan opini tertinggi yang sudah diterima.

"Tetapi terbaik bukan titik, tapi ada koma, kalau orang yang terbaik, keluarkanlah yang tidak benar di Kementerian ESDM, mungkin ada sesuatu jalan pintas atau korupsi ya harus diselesaikan," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan AS Beri Donasi...
3 Alasan AS Beri Donasi Senjata Miliaran Dolar ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved