20.000 Bankir bersertifikasi
Selasa, 26 Juni 2012 - 09:06 WIB
20.000 Bankir bersertifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Hingga akhir tahun ini akan ada 20.000 bankir yang memiliki sertifikat profesi perbankan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP). LSPP optimistis tahun ini dapat menambah jumlah bankir bersertifikasi sebanyak 14.000 atau meningkat dari tahun sebelumnya yang sebanyak 6.000 bankir.
Direktur LSPP Sasmita mengatakan, target LSPP sebenarnya hanya 12.000, dan hingga akhir Juni sudah tercapai, sehingga mengajukan target 2.000 lagi. Dari jumlah 12.000 tersebut, 99% di antaranya adalah sertifikasi manajemen risiko.
“Sisanya adalah sertifikasi internal audit, treasury, dan wealth management,” ujarnya usai acara Forum Komunikasi BNSP-LSP di Jakarta Senin 25 Juni 2012.
Dia mengharapkan, 2.000 bankir lagi yang ditargetkan adalah yang mengajukan sertifikasi wealth mangement, internal audit, dan treasury.
Selama ini porsi sertifikasi manajemen risiko adalah yang terbesar dibanding yang lain karena merupakan pemenuhan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 11/19 /PBI/2009, yang mewajibkan bankir mengantongi sertifikat manajemen risiko.
Sementara, lanjut Sasmita, asosiasi telah mengidentifikasi 13 bidang lain yang ke depannya akan disertifikasi. Saat ini yang sedang dalam proses perizinan adalah compliance dan akan segera selesai,sementara ada delapan bidang lain lagi yang sedang dalam proses perizinan.
Sementara, pengamat ekonomi Aviliani mengaku, sertifikasi profesi tersebut terkait dengan kompetensi para bankir supaya dapat bertahan dalam persaingan apalagi menuju ASEAN Community 2015 mendatang. “Menuju 2015 jangan sampai tenaga kerja kita dimasuki negara ASEAN lain,” ujar dia.
Aviliani menegaskan, dunia perbankan saat ini sudah lebih liberal daripada bidang lainnya, terlihat dari banyaknya direksi bank yang dijabat oleh orang asing. Menurut dia, ke depan perlu ada peraturan mengenai kompetensi bankir asing yang masuk ke Indonesia. (bro)
()