Properti subur, Depok andalkan pajak BPHTB

Selasa, 26 Juni 2012 - 17:07 WIB
Properti subur, Depok...
Properti subur, Depok andalkan pajak BPHTB
A A A
Sindonews.com – Perkembangan kota Depok sebagai daerah penyangga yang dekat dengan ibukota Jakarta semakin pesat. Banyaknya sektor properti yang bermunculan membuat warga Jakarta justru melirik Depok untuk menanamkan investasinya.

Hal itu tentu berpengaruh pada naiknya pajak dan Penghasilan Asli Daerah (PAD) atas pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pemerintah Kota Depok mengklaim porsi terbesar pajak yang didapat setiap tahun berasal dari BPHTB.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok Doddy Setiadi mengatakan banyaknya pengembang perumahan yang menanamkan investasinya di Depok meningkatkan PAD Depok lewat BPHTB. “Karena banyak penjualan rumah baru, Depok subur property, BPHTB terbesar yang menyumbang PAD, lalu disusul oleh PBB,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (26/6/2012).

Doddy menambahkan porsi pendapatan pajak juga diraih dari rumah makan yang beromzet diatas Rp10 juta per bulan. Sementara pajak hiburan juga tergolong besar yakni 35 persen berasal dari rumah bernyanyi seperti karaoke.

“Pajak hiburan 35 persen, namun walaupun Depok terbesar dari BPHTB dan banyak perumahan nanti dilema dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang semakin menipis, ini juga harus dipikirkan,” ungkapnya.

Pihaknya juga membidik pengusaha kost–kostan untuk menyetor pajak setiap bulan. “Kalau kost–kostan yang diatas 10 kamar sama kayak hotel hitungannya, harus bayar pajak tiap bulan,” tandasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
27 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
38 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved