Peningkatan kesejahteraan, PNPM Mandiri berlanjut

Kamis, 28 Juni 2012 - 10:52 WIB
Peningkatan kesejahteraan,...
Peningkatan kesejahteraan, PNPM Mandiri berlanjut
A A A
Sindonews.com – Wakil Wali Kota Tebingtinggi Irham Taufik mengatakan, program penanggulangan kemiskinan ditingkat kelurahan melalui intervensi siklus PNPM Mandiri Perkotaan telah berjalan sejak 2006.

Hasilnya pun sangat dirasakan positip sehingga program ini perlu dilanjutkan. Irham Taufik mengatakan hal itu pada Lokakarya Review Program Kerja PNPM Mandiri Perkotaan Kota Tebingtinggi diikuti oleh utusan dari 35 kelurahan se-Kota Tebingtinggi, belum lama ini.

Dia melanjutkan, Untuk mendukung program PNPM, Pemko Tebingtinggi ditahun anggaran 2011 lalu mendapat alokasi dana PNPM Mandiri Perkotaan sebesar Rp1,17 miliar dan dana alokasi pendamping program dari APBD (DDUB) 2012 sebesar Rp130 juta.

Sedangkan untuk mendukung program ke depan, pada tahun 2012 Pemko Tebingtinggi juga mendapat anggaran dana alokasi sebesar Rp2,61 miliar dan dana alokasi pendamping sebesar Rp 137 juta. “Untuk itu, demi menepis tudingan tentang adanya isu dihentikannya Proyek PNPM,pemerintah pusat menegaskan bahwa proyek ini tetap berlanjut sampai kesejahtraan rakyat dicapai,” beber Irham Taufik.

Sementara itu,Radinson Saragih, selaku Koordinator Kota IV PNPM Mandiri Perkotaan mengatakan, tujuan dari lokakarya tersebut agar fungsi dan karya nyata yang telah dilakukan PNPM betul-betul diketahui masyarakat banyak. Ini juga sesuai arahan pemerintah pusat untuk kepentingan pembangunan.

Sementara itu, PNPM Mandiri Perkotaan yang diterima Provinsi Sumatera Selatan sejak 2006 hingga sekarang dinilai mampu menanggulangi kemiskinan di Provinsi Sumsel.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel pada Mei 2009,garis kemiskinan perkotaan di Sumsel yakni Rp247.661 per kapita/bulan. Sedangkan, pada Maret 2011 garis kemiskinan meningkat sebesar menjadi Rp275 ribu per kapita/bulan. Demikian pula dengan indeks pembangunan manusia( IPM) yang mengalami peningkatan signifikan dalam kurung waktu empat tahun (2006–2010), yakni dari 71,1 persen pada 2006 menjadi 72,95 persen pada 2010.

Program Manajemen Unit (PMP-P2KP) Madya Shomady mengatakan, guna mewujudkan program pengentasan kemiskinan tersebut butuh sinergisitas berbagai pihak.Terlebih, keterlibatan dinas terkait yang memiliki program pemberdayaan masyarakat.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
5 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
6 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
7 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
Banyak Tentaranya Tewas,...
Banyak Tentaranya Tewas, Invasi Darat Israel Terus Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved