Mandala Finance tawarkan kupon obligasi 9,5%
Selasa, 03 Juli 2012 - 09:25 WIB
Mandala Finance tawarkan kupon obligasi 9,5%
A
A
A
Sindonews.com – PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) menawarkan kupon obligasi berkelanjutan I tahun 2012 sebesar 8–9,5 persen dari total obligasi sebesar Rp1,5 triliun.
“Obligasi yang diterbitkan terbagi dalam tiga seri,dengan tahap awal sebesar Rp100 miliar. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat berjangka waktu 370 hari sampai dengan tiga tahun sejak tanggal emisi,” ujar Director Head of Investment Banking PT Indopremier Rayendra L Tobing, selaku pelaksana penjamin emisi, saat dihubungi SINDO di Jakarta kemarin.
Perseroan dalam penerbitan obligasi ini menunjuk PT Indo Premier Securities dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Adapun wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Perseroan juga telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) idA dengan outlook stabil.
Menurut Rayendra, ketiga seri obligasi tersebut yakni seri A sebesar Rp90 miliar dengan bunga obligasi sebesar delapan persen dan jangka waktu 370 hari. Seri B sebesar Rp5 miliar dengan bunga obligasi sembilan persen dan jangka waktu dua tahun. Dan terakhir, seri C sebesar Rp5 miliar dengan bunga sebesar 9,5 persen dengan jangka waktu adalah tiga tahun.
Perseroan sebelumnya telah mendapatkan pernyataan efektif untuk penerbitan obligasi ini dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 29 Juni 2012 lalu. Masa penawaran umum obligasi pada 3 Juli 2012 dan akan ditutup pada 5 Juli 2012 mendatang.Perseroan berharap bisa dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Juli mendatang.
Analis PT Mega Capital Indonesia Ariawan mengatakan, perusahaan multifinance yang menerbitkan obligasi terkait diterapkannya peraturan down payment (DP), tidak akan terlalu besar memengaruhi permintaan terhadap kendaraan baik kinerjanya sendiri.
“Obligasi yang diterbitkan terbagi dalam tiga seri,dengan tahap awal sebesar Rp100 miliar. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat berjangka waktu 370 hari sampai dengan tiga tahun sejak tanggal emisi,” ujar Director Head of Investment Banking PT Indopremier Rayendra L Tobing, selaku pelaksana penjamin emisi, saat dihubungi SINDO di Jakarta kemarin.
Perseroan dalam penerbitan obligasi ini menunjuk PT Indo Premier Securities dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Adapun wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Perseroan juga telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) idA dengan outlook stabil.
Menurut Rayendra, ketiga seri obligasi tersebut yakni seri A sebesar Rp90 miliar dengan bunga obligasi sebesar delapan persen dan jangka waktu 370 hari. Seri B sebesar Rp5 miliar dengan bunga obligasi sembilan persen dan jangka waktu dua tahun. Dan terakhir, seri C sebesar Rp5 miliar dengan bunga sebesar 9,5 persen dengan jangka waktu adalah tiga tahun.
Perseroan sebelumnya telah mendapatkan pernyataan efektif untuk penerbitan obligasi ini dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 29 Juni 2012 lalu. Masa penawaran umum obligasi pada 3 Juli 2012 dan akan ditutup pada 5 Juli 2012 mendatang.Perseroan berharap bisa dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Juli mendatang.
Analis PT Mega Capital Indonesia Ariawan mengatakan, perusahaan multifinance yang menerbitkan obligasi terkait diterapkannya peraturan down payment (DP), tidak akan terlalu besar memengaruhi permintaan terhadap kendaraan baik kinerjanya sendiri.
(and)
Lihat Juga :