Mandala Finance Kolaborasi Dorong Literasi Keuangan Pelajar
Minggu, 17 Maret 2024 - 12:19 WIB
loading...
Mandala Finance kolaborasi mendorong literasi keuangan pelajar. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) menyelenggarakan program edukasi keuangan bertajuk Financial Literacy Program (Filter) terhadap 332 siswa dari 35 SMA/ SMK di Kota Padang dan Kota Bandar Lampung.
"Para siswa belajar membuat keputusan keuangan secara efektif dan berkelanjutan, dengan memahami konsep perencanaan keuangan secara konvensional ataupun syariah," ujar Regional Business Manager Mandala Finance Hendri Saputra dalam pernyataannya, dikutip Minggu (17/3/2024).
Baca Juga: OJK Didorong Capai Target Indeks Literasi Keuangan 65% di 2027
Di akhir pembelajaran, lanjutnya, para siswa berkompetisi mengampanyekan topik keuangan dengan cara yang inovatif dan kreatif melalui beragam platform media sosial.
"Hasilnya, 317 proyek kampanye literasi keuangan yang dipublikasikan mampu menjangkau lebih dari 1,6 juta generasi muda selama dua bulan," ujar Hendri.
Melalui serangkaian pembelajaran berbasis aktivitas, Hendri menjelaskan para siswa mengeksplorasi sejumlah topik-topik keuangan fundamental, meliputi pendapatan, anggaran, tabungan dan investasi, berbelanja cerdas, kredit dan utang, perlindungan konsumen, manajemen risiko, serta tujuan keuangan.
"Usai menuntaskan seluruh pembelajaran, pengetahuan literasi keuangan para siswa tumbuh signifikan hingga 52 persen," ujar Hendra.
"Para siswa belajar membuat keputusan keuangan secara efektif dan berkelanjutan, dengan memahami konsep perencanaan keuangan secara konvensional ataupun syariah," ujar Regional Business Manager Mandala Finance Hendri Saputra dalam pernyataannya, dikutip Minggu (17/3/2024).
Baca Juga: OJK Didorong Capai Target Indeks Literasi Keuangan 65% di 2027
Di akhir pembelajaran, lanjutnya, para siswa berkompetisi mengampanyekan topik keuangan dengan cara yang inovatif dan kreatif melalui beragam platform media sosial.
"Hasilnya, 317 proyek kampanye literasi keuangan yang dipublikasikan mampu menjangkau lebih dari 1,6 juta generasi muda selama dua bulan," ujar Hendri.
Melalui serangkaian pembelajaran berbasis aktivitas, Hendri menjelaskan para siswa mengeksplorasi sejumlah topik-topik keuangan fundamental, meliputi pendapatan, anggaran, tabungan dan investasi, berbelanja cerdas, kredit dan utang, perlindungan konsumen, manajemen risiko, serta tujuan keuangan.
"Usai menuntaskan seluruh pembelajaran, pengetahuan literasi keuangan para siswa tumbuh signifikan hingga 52 persen," ujar Hendra.
Lihat Juga :