Ramaikan mudik, PT KA luncurkan gerbong Ekonomi-AC

Kamis, 05 Juli 2012 - 16:40 WIB
Ramaikan mudik, PT KA...
Ramaikan mudik, PT KA luncurkan gerbong Ekonomi-AC
A A A
Sindonews.com - Menjelang musim mudik, PT Kereta Api Daop 7 Madiun meluncurkan dua gerbong kereta api kelas ekonomi yang dilengkapi dengan pendingin udara (AC). Hari ini, dua gerbong tersebut baru diuji coba dari stasiun Madiun-Nganjuk pulang pergi (PP).

Kepala Daop 7 Madiun Maula Nurcholis mengatakan, dua gerbong yang belum memiliki nama tersebut nantinya akan diikutkan KA Ekonomi Brantas jurusan Kediri-Jakarta. Rencananya, kedua gerbong akan mulai beroperasi pekan depan.

“Rencananya mulai minggu depan baru dijalankan. Tadi test run berjalan baik, AC-nya bagus. Namun masih perlu sejumlah penyempurnaan sebelum diikutkan ke rangkaian KA Brantas,” ujarnya, Kamis (5/7/2012).

Nurcholis menambahkan, untuk harga tiket gerbong ekonomi AC ini, PT KA memakai acuan harga tiket ekonomi batas atas tertinggi. Kalau pada KA Ekonomi Brantas Kediri-Jakarta biasanya dibanderol Rp40.000, untuk gerbong ini harga tiketnya adalah Rp135.000.

“Harganya memang lebih mahal karena ini bukan kereta PSO (Public Service Obligation) yang disubsidi pemerintah. Untuk kapasitas pergerbongnya 106 penumpang, jumlah tiket yang kita jual juga sesuai dengan tempat duduk,” kata dia.

Ditambahkannya, masih ada kemungkinan pertambahan gerbong sejenis ini sampai tak terbatas. “Tambahan gerbongnya tak terbatas sesuai dengan kebutuhan pasar. Yang ini adalah yang pertama di Daop 7 dan di Daop-Daop yang lain. Tidak ditujukan secara khusus untuk musim mudik, tapi untuk seterusnya,” ujarnya.

Salah seorang penumpang test run gerbong ekonomi AC, Icha menyatakan cukup puas dengan keberadaan gerbong baru ini. Menurutnya, meski tidak semewah gerbong bisnis atau eksekutif, tapi dengan kondisi yang sejuk, ia merasa cukup nyaman menumpang gerbong ini. “Sejauh ini nyaman. Enak, kok. Cuma saya khawatir nantinya akan jadi gerbong rebutan,” ujarnya.

Soal harga tiket, ia menyebut untuk gerbong yang cukup sejuk, Rp135.000 terhitung tidak terlalu mahal. Asal PT KA bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan, tambah mahasiswi salah satu perguruan tinggi ini, ia yakin gerbong seperti ini pasti diminati oleh masyarakat.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved