Langkah awal penghematan, Spanyol naikkan PPN
Rabu, 11 Juli 2012 - 15:55 WIB
Langkah awal penghematan, Spanyol naikkan PPN
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy berencana menghemat anggaran negara. Penghematan ini dilakukan untuk menyeimbangkan perekonomian Spanyol.
Salah satu rencana penghematan pemerintah Spanyol, yaitu menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN), pemotongan anggaran jaminan sosial, dan tunjangan penganggur. Seperti dikutip dari BBC, Rabu (11/7/2012).
Sementara itu, Menteri Anggaran Cristobal Montoro telah memperingatkan soal kenaikan PPN ini kepada komunitas bisnis Spanyol. "Jika semua warga wajib pajak membayar PPN, maka kenaikan PPN tidak akan terlalu banyak," jelas Montoro.
Para menteri keuangan negara-negara zona euro sudah sepakat untuk menyediakan pinjaman 24 miliar poundsterling bagi bank-bank bermasalah Spanyol akhir bulan ini. Selain itu, negara-negara zona euro juga memberi waktu tambahan bagi Madrid hingga 2014 untuk memenuhi target anggarannya.
Pidato Rajoy tentang penghematan anggaran dilakukan saat ribuan pekerja tambang berkumpul di Ibu Kota Madrid guna memprotes rencana pemotongan subsidi. Para pekerja tambang kecewa dengan rencana pemotongan subsidi tambang batu bara dari 301 juta euro tahun lalu menjadi 111 juta euro tahun ini.
Serikat pekerja memperkirakan pemangkasan anggaran ini akan membuat sedikitnya 30.000 orang kehilangan pekerjaaan. Namun, Pemerintah Spanyol mengatakan negara sudah membayar subsidi secara tidak proporsional untuk usaha kecil dan sektor yang kurang menguntungkan.
"Kami tak mengharapkan sambutan seperti ini, tetapi fakta warga turun ke jalan dan memobilisasi diri merupakan kabar bagus," kata seorang pekerja tambang berusia 22 tahun, Roberto Quintas.
Para pekerja tambang Spanyol tengah mempersiapkan sebuah unjuk rasa besar-besaran di Madrid yang diharapkan diikuti 25.000 orang. Sebagian besar pekerja tambang itu berjalan kaki ratusan kilometer dari wilayah utara Spanyol di mana aksi protes di luar tambang-tambang batubara berujung bentrokan dengan polisi.
"Aksi ini dilakukan untuk merebut sesuatu yang kami klaim menjadi milik kami," ungkap seorang pensiunan pekerja tambang Manuel Cinoceda.
Salah satu rencana penghematan pemerintah Spanyol, yaitu menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN), pemotongan anggaran jaminan sosial, dan tunjangan penganggur. Seperti dikutip dari BBC, Rabu (11/7/2012).
Sementara itu, Menteri Anggaran Cristobal Montoro telah memperingatkan soal kenaikan PPN ini kepada komunitas bisnis Spanyol. "Jika semua warga wajib pajak membayar PPN, maka kenaikan PPN tidak akan terlalu banyak," jelas Montoro.
Para menteri keuangan negara-negara zona euro sudah sepakat untuk menyediakan pinjaman 24 miliar poundsterling bagi bank-bank bermasalah Spanyol akhir bulan ini. Selain itu, negara-negara zona euro juga memberi waktu tambahan bagi Madrid hingga 2014 untuk memenuhi target anggarannya.
Pidato Rajoy tentang penghematan anggaran dilakukan saat ribuan pekerja tambang berkumpul di Ibu Kota Madrid guna memprotes rencana pemotongan subsidi. Para pekerja tambang kecewa dengan rencana pemotongan subsidi tambang batu bara dari 301 juta euro tahun lalu menjadi 111 juta euro tahun ini.
Serikat pekerja memperkirakan pemangkasan anggaran ini akan membuat sedikitnya 30.000 orang kehilangan pekerjaaan. Namun, Pemerintah Spanyol mengatakan negara sudah membayar subsidi secara tidak proporsional untuk usaha kecil dan sektor yang kurang menguntungkan.
"Kami tak mengharapkan sambutan seperti ini, tetapi fakta warga turun ke jalan dan memobilisasi diri merupakan kabar bagus," kata seorang pekerja tambang berusia 22 tahun, Roberto Quintas.
Para pekerja tambang Spanyol tengah mempersiapkan sebuah unjuk rasa besar-besaran di Madrid yang diharapkan diikuti 25.000 orang. Sebagian besar pekerja tambang itu berjalan kaki ratusan kilometer dari wilayah utara Spanyol di mana aksi protes di luar tambang-tambang batubara berujung bentrokan dengan polisi.
"Aksi ini dilakukan untuk merebut sesuatu yang kami klaim menjadi milik kami," ungkap seorang pensiunan pekerja tambang Manuel Cinoceda.
(gpr)
Lihat Juga :