Regional merah, IHSG terjun 43 poin
Kamis, 12 Juli 2012 - 12:39 WIB
Regional merah, IHSG terjun 43 poin
A
A
A
Sindonews.com - Bursa regional kembali bertumbangan setelah Bank Sentral Korea mengumumkan pemotongan suku bunga yang diikuti dengan pemangkasan angka tenaga kerja Australia.
Hal ini ikut menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga tengah menunggu pengumuman BI rate dari Bank Indonesia.
IHSG, Kamis (12/7/2012) sesi I ditutup ambles 43,26 poin ke 3.975,88. Indeks LQ45 turun 9,78 poin ke 679,29 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,89 poin ke 551,28.
Sebanyak 203 saham terpantau ambles dan hanya 50 saham yang menguat, sedangkan 75 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebesar 1,612 miliar lembar saham dengan nilai Rp1,604 triliun. Investor asing melakukan aksi jual hingga angka net selling mencapai Rp50,459 miliar,
Pergerakan di bursa regional kian parah. Indeks Nikkei 225 turun 109,14 poin ke 8.741,86, indeks Hang Seng merosot 310,11 poin ke 19.109,76 dan indeks Strait Times turun 11,42 poin ke 2.977,89.
Sektor pertambangan menggiring indeks bergerak melemah dengan turun hingga 44,52 poin disusul sektor perkebunan yang turun 29.96 poin.
Berikut ini saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp950 ke Rp58.600, PT Indo Tambang raya Megah Tbk (ITMG) turun Rp850 ke Rp37.150 dan PT bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp450 ke Rp15.000.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp43.000 ke Rp270.000, dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik Rp100 ke Rp7.350.
Hal ini ikut menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga tengah menunggu pengumuman BI rate dari Bank Indonesia.
IHSG, Kamis (12/7/2012) sesi I ditutup ambles 43,26 poin ke 3.975,88. Indeks LQ45 turun 9,78 poin ke 679,29 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,89 poin ke 551,28.
Sebanyak 203 saham terpantau ambles dan hanya 50 saham yang menguat, sedangkan 75 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebesar 1,612 miliar lembar saham dengan nilai Rp1,604 triliun. Investor asing melakukan aksi jual hingga angka net selling mencapai Rp50,459 miliar,
Pergerakan di bursa regional kian parah. Indeks Nikkei 225 turun 109,14 poin ke 8.741,86, indeks Hang Seng merosot 310,11 poin ke 19.109,76 dan indeks Strait Times turun 11,42 poin ke 2.977,89.
Sektor pertambangan menggiring indeks bergerak melemah dengan turun hingga 44,52 poin disusul sektor perkebunan yang turun 29.96 poin.
Berikut ini saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp950 ke Rp58.600, PT Indo Tambang raya Megah Tbk (ITMG) turun Rp850 ke Rp37.150 dan PT bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp450 ke Rp15.000.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp43.000 ke Rp270.000, dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik Rp100 ke Rp7.350.
(and)
Lihat Juga :