BEI sosialisasikan peraturan derivatif

Jum'at, 13 Juli 2012 - 10:15 WIB
BEI sosialisasikan peraturan...
BEI sosialisasikan peraturan derivatif
A A A
Sindonews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan sosialisasikan peraturan produk derivatif, salah satunya warrantterstruktur (structure warrant).

“Pada awal pekan depan, Bursa akan menyosialisasikan peraturan produk derivatif yang mengatur tentang perdagangannya, termasuk di dalamnya ada peraturan tentang structure warrant,” kata Direktur Utama BEI Ito Warsito di Jakarta kemarin.

Dia mengemukakan, mekanisme perdagangan structure warants serupa dengan warrant namun dibedakan oleh lembaga penerbitnya (issuer) yakni investment bank.

“Saat ini, structured warrant merupakan salah satu produk derivatif yang sangat diminati dan likuid di pasar mancanegara. Saat ini Indonesia masih tertinggal,” katanya. Dia mengakui, untuk mengembangkan produk derivatif di pasar modal, akan membutuhkan waktu untuk membuat pasar structured warrant dikenal di pasar modal Indonesia.

Ito mengatakan, produk derivatif juga berfungsi sebagai lindung nilai (hedging) saat perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang berfluktuasi. Managing Director PT Valbury Asia Securities Johanes Soetikno menambahkan, dengan berkembangnya produk derivatif di pasar modal dalam negeri, maka ke depannya akan menguntungkan industrinya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved