Semester I, penyaluran investasi pinjaman PIP Rp382,6 M

Minggu, 15 Juli 2012 - 10:35 WIB
Semester I, penyaluran...
Semester I, penyaluran investasi pinjaman PIP Rp382,6 M
A A A
Sindonews.com - Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Soritaon Siregar menerangkan, ada peningkatan angka penyaluran investasi pinjaman sekira Rp61 miliar, penyaluran investasi pinjaman dari Rp234 miliar pada semester I tahun 2011 menjadi Rp382,6 miliar pada semester I tahun 2012.

“Pada semester I 2012, dari Rp382,6 miliar terdiri dari pinjaman daerah sebesar Rp264,1 miliar dan pinjaman ke badan usaha sebesar Rp118,5 miliar, sedangkan pada semester I 2011, dari Rp234 miliar, terdiri dari pinjaman daerah sebesar Rp190 miliar dan pinjaman ke badan usaha sebesar Rp44 miliar,” terang Soritaon pada Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, (Sabtu 15 Juli 2012).

Secara kumulatif, kata Sirotaon, penyaluran investasi pinjaman hingga 30 Juni 2012 tercatat sebesar Rp613,136 miliar. Selain itu, Sirotaon mengungkapkan pihaknya telah menyepakati dua proyek pembangunan yang diajukan dua Pemda. "Dari angka tersebut, sebanyak dua kegiatan terjadi kesepakatan di 2011," tambahnya.

Dua proyek tersebut, lanjut Sirotaon, yakni pembangunan RSUD tipe B Provinsi Sulawesi Tenggara dengan jangka waktu pinjaman selama 9 tahun yang telah disepakati pada 28 Januari 2011 sebesar Rp190 miliar dan proyek pembangunan RSUD tipe C Pemkot Surakarta dengan jangka waktu pinjaman selama 4 tahun sebesar Rp40,541 miliar pada 27 Juni 2011.

Sementara pada 2012 telah terelisasi sebesar Rp53,670 miliar pada 4 Mei 2012 dengan Pemkab Mukomuko untuk pembangunan RSUD Mukomuko dengan jangka waktu pinjaman selama 3,2 tahun.

Selanjutnya, terangnya lagi, terealisasi pula pinjaman senilai Rp34,03 miliar pada 14 mei 2012 dengan Pemkab Lombok Timur untuk pembangunan Pasar Masbagik dengan jangka waktu 5 tahun. Selanjutnya, sebesar Rp49,87 miliar kesepakatan pinjaman dengan Pemkab Karangasem pada 25 Mei 2012 untuk pembangunan pasar dan pusat seni dengan jangka waktu 5 tahun.

Lebih lanjut, terang Sirotaon, untuk tahun 2012 ini, telah berdatangan permohonan dari berbagai pihak yang berminat sabagai mitra dalam realisasi dalam project pipeline (yang sedang berjalan) PIP.

"Ada permohonan dari 4 mitra untuk proyek RSUD senilai Rp284,87 miliar, 3 mitra untuk transportasi jalan dan jembatan senilai Rp816 miliar, 6 mitra untuk pasar dan terminal sebanyak Rp465 miliar dan 2 mitra untuk air bersih sebesar Rp200 miliar," paparnya. Sedangkan untuk non-Pemda ada 2 mitra terkait pelabuhan senilai Rp1,425 triliun.

Di akhir persentasinya, Soritaon menerangkan, tidak ada batasan berapa besar anggaran yang akan direalisasikan pihaknya dalam memberikan pinjaman daerah tersebut.

"Jadi memang kita berharap ada perubahan paradigma dari para pemerintah daerah. Kalau dulu mereka melaksanakan proyek kalau ada anggaran, sekarang mereka buat proyek, masalah anggaran tinggal disesuaikan dengan nilai proyek tersebut," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
1,23 Juta Pedagang Mungil...
1,23 Juta Pedagang Mungil Dikasih Utangan dari Pusat Investasi Pemerintah
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, PIP Salurkan Rp400 Miliar lewat Pegadaian
Dapat Kepercayaan dari...
Dapat Kepercayaan dari PIP, PNM Siap Gelontorkan Rp2,5 Triliun buat UMKM
KADIN Sambut Baik Pembentukan...
KADIN Sambut Baik Pembentukan Kementerian Investasi
PIP Dorong Peningkatan...
PIP Dorong Peningkatan Ekosistem Pinjaman Pelaku Usaha Ultra Mikro
Kemenkeu dan Kemenparekraf...
Kemenkeu dan Kemenparekraf Kembangkan UMKM di Kawasan Borobudur
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
30 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
49 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved