PIP: Pembelian Inalum tunggu restu DPR
Minggu, 15 Juli 2012 - 10:42 WIB
PIP: Pembelian Inalum tunggu restu DPR
A
A
A
Sindonews.com - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah mengalokasikan dana untuk membeli kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) tahap I sebesar Rp2 triliun.
Kendati demikian, untuk melakukan hal tersebut, Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar mengatakan masih harus menunggu pembahasan DPR sehingga akan dibentuk panitia kerjanya (panja).
“Memang sudah mendapat persetujuan namun masih memerlukan pembicaraan dengan DPR, makanya kami juga akan membentuk panja,” terang Soritaon pada Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, Sabtu 14 Juli 2012.
Soritaon mengaku pihaknya menargetkan pembahasan tersebut selesai pada tahun depan. Sementara untuk total investasinya, PIP masih menghitung aset dari perusahaan tersebut. "Master Agreement yang akan selesai Oktober 2013 menyatakan masih menghitung asetnya, nanti kalau sudah dihitung baru ketahuan kekurangannya," terang Soritaon.
Sebagai tindak lanjutnya, setelah memiliki 100 persen saham Inalum, PIP berencana akan segera membuka penawaran apabila ada perusahaan lokal yang mau berpartisipasi dalam kepemilikan saham perusahaan tersebut.
"Nanti kalau memang ada perusahaan Indonesia yang mau, baru kita tenderkan. Tapi untuk langkah pertama kita akan ambil semua pada 2013 itu," tutup Soritaon.
Kendati demikian, untuk melakukan hal tersebut, Ketua Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar mengatakan masih harus menunggu pembahasan DPR sehingga akan dibentuk panitia kerjanya (panja).
“Memang sudah mendapat persetujuan namun masih memerlukan pembicaraan dengan DPR, makanya kami juga akan membentuk panja,” terang Soritaon pada Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, Sabtu 14 Juli 2012.
Soritaon mengaku pihaknya menargetkan pembahasan tersebut selesai pada tahun depan. Sementara untuk total investasinya, PIP masih menghitung aset dari perusahaan tersebut. "Master Agreement yang akan selesai Oktober 2013 menyatakan masih menghitung asetnya, nanti kalau sudah dihitung baru ketahuan kekurangannya," terang Soritaon.
Sebagai tindak lanjutnya, setelah memiliki 100 persen saham Inalum, PIP berencana akan segera membuka penawaran apabila ada perusahaan lokal yang mau berpartisipasi dalam kepemilikan saham perusahaan tersebut.
"Nanti kalau memang ada perusahaan Indonesia yang mau, baru kita tenderkan. Tapi untuk langkah pertama kita akan ambil semua pada 2013 itu," tutup Soritaon.
(gpr)
Lihat Juga :