Jelang Ramadan, pemerintah bahas harga sembako

Selasa, 17 Juli 2012 - 12:13 WIB
Jelang Ramadan, pemerintah...
Jelang Ramadan, pemerintah bahas harga sembako
A A A
Sindonews.com - Memasuki bulan Ramadan yang tinggal beberapa waktu lagi, kenaikan harga sembako dinilai cukup signifikan. Jika harga tidak kembali distabilkan, dikhawatirkan masyarakat akan gelisah dan tidak mampu menkonsumsi sembako dengan semestinya.

Pemerintah, hari ini menggelar rapat persiapan Ramadan di Kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama menteri-menteri terkait, seperti Menteri Pertanian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Keuangan dan yang lainnya.

Menteri Pertanian, Suswono yang ditemui sebelum rapat dimulai mengatakan, pembahasan memang akan terfokus pada hal-hal yang terkait dengan bulan Ramadan, salah satunya adalah sembako. Dia mengakui, kenaikan harga sembako yang terjadi sebelum Ramadan merupakan rutinitas tahunan yang disebabkan oleh hukum pasar.

"Kalau setiap Ramadan, sudah ada kenaikan harga, artinya biasalah karena ada hukum pasar, karena ada peningkatan permintaan jadi sering dimanfaatkan oleh para pedagang untuk menaikkan," ujarnya kepada wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Apalagi, menurutnya masyarakat juga cenderung panik menghadapi kondisi ini. Sehingga, pelaku usaha semakin memanfaatkan dengan menaikan harga setinggi mungkin.

Dirinya memastikan, secara skematik kenaikan hanya akan terjadi saat menjelang Ramadan, kemudian pada minggu pertama dan kedua, harga kembali turun dan naik lagi menjelang Lebaran.

"Justru ketika masyarakat panik ini dimanfaatkan oleh pedagang karena sudah kita katakan itu ada dan nanti biasanya mulai memasuki Ramadan minggu pertama, kedua, harganya drop, tapi setelah itu baru naik lagi menjelang Lebaran," jelasnya.

Wajarnya kenaikan harga, menurut Suswono ditoleransi pada angka 15 persen. Namun, jika itu terlewati, maka mesti dicarikan faktor penyebab, misalnya dari pasokan, distribusi ataupun hal lainnya.

"Kalau sudah di atas itu memang kita harus cari faktornya apa, kalau ada kaitannya dengan harga pangan yang meningkat tetapi sebetulnya secara umum dari laporan yang sudah kita bahas bersama dari asosiasi sebetulnya stok cukup," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komunitas Jurnalis Bandung...
Komunitas Jurnalis Bandung Berbagi Sembako Guna Semangati Nakes
Bantu Tenaga Medis dan...
Bantu Tenaga Medis dan Karyawan, OMNI Hospitals Gelar Bazar Sembako Murah
Polsek Medan Baru Salurkan...
Polsek Medan Baru Salurkan Sembako Kepada Warga Kelurahan Sari Rejo
Ramadhan & Idul Fitri...
Ramadhan & Idul Fitri 2021, BUMN Ini Luncurkan Paket Sembako Murah
Bantu Warga, Program...
Bantu Warga, Program Tebus Sembako Murah SandiUno Sasar Warga Sidoarjo
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
53 menit yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
1 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
2 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
3 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
4 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved