Masyarakat diimbau jangan tergantung ayam dan sapi
Kamis, 19 Juli 2012 - 15:26 WIB
Masyarakat diimbau jangan tergantung ayam dan sapi
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Ferry Sofwan mengimbau masyarakat supaya tidak tergantung kepada ayam dan daging sapi.
Ketergantungan membuat harga daging ayam dan sapi akan semakin tinggi seiring banyaknya permintaan, terutama saat munggahan atau jelang Lebaran.
"Yang perlu dilakukan masyarakat mensubstitusinya dengan ikan, jangan keukeuh pakai ayam dan daging sapi," kata Ferry, di Bandung, Kamis (19/7/2012).
Menurutnya, saat ini harga ayam dan sapi terus menanjak. Berbeda dengan ikan yang relatif stabil meskipun menghadapi munggahan.
"Ikan tidak tergantung momen. Maka budaya munggahannya tetap, tapi isi munggahnya yang harus diubah," katanya.
Ferry membantah harga sapi melonjak karena adanya ulah spekulan. "Daging kan peternak yang punya barang. Artinya peternak yang tetapkan harga. Apakah dijual saat ini untuk lebaran atau rayagung," terangnya.
Selain itu, tingginya harga daging sapi khususnya di Jakarta dan Jabar karena persediaan daging sapi sedikit. Berbeda dengan di Jawa Timur atau daerah lain di Indonesia yang banyak memiliki peternak sapi.
Untuk diketahui, harga eceran daging sapi di Jabar antara Rp90 ribu sampai Rp100 ribu perkilogram. Sedangkan di Jatim Rp65 ribu perkilogram.
Ketergantungan membuat harga daging ayam dan sapi akan semakin tinggi seiring banyaknya permintaan, terutama saat munggahan atau jelang Lebaran.
"Yang perlu dilakukan masyarakat mensubstitusinya dengan ikan, jangan keukeuh pakai ayam dan daging sapi," kata Ferry, di Bandung, Kamis (19/7/2012).
Menurutnya, saat ini harga ayam dan sapi terus menanjak. Berbeda dengan ikan yang relatif stabil meskipun menghadapi munggahan.
"Ikan tidak tergantung momen. Maka budaya munggahannya tetap, tapi isi munggahnya yang harus diubah," katanya.
Ferry membantah harga sapi melonjak karena adanya ulah spekulan. "Daging kan peternak yang punya barang. Artinya peternak yang tetapkan harga. Apakah dijual saat ini untuk lebaran atau rayagung," terangnya.
Selain itu, tingginya harga daging sapi khususnya di Jakarta dan Jabar karena persediaan daging sapi sedikit. Berbeda dengan di Jawa Timur atau daerah lain di Indonesia yang banyak memiliki peternak sapi.
Untuk diketahui, harga eceran daging sapi di Jabar antara Rp90 ribu sampai Rp100 ribu perkilogram. Sedangkan di Jatim Rp65 ribu perkilogram.
(gpr)
Lihat Juga :